Resor di Magelang Ini Punya Lobi Bekas Stasiun Peninggalan Belanda

Spots & Destinasi

Travel / Spots & Destinasi

Resor di Magelang Ini Punya Lobi Bekas Stasiun Peninggalan Belanda

Resor di Magelang Ini Punya Lobi Bekas Stasiun Peninggalan Belanda

KEPONEWS.COM - Resor di Magelang Ini Punya Lobi Bekas Stasiun Peninggalan Belanda Menumpuknya tugas kantor membuat seseorang merasa jenuh sehingga membutuhkan liburan untuk menenangkan pikiran. Jikalau sudah begini, mengambil cuti untuk berlibur bisa menjadi salah satu pilihan yang...
Loading...

Menumpuknya tugas kantor membuat seseorang merasa jenuh sehingga membutuhkan liburan untuk menenangkan pikiran. Jikalau sudah begini, mengambil cuti untuk berlibur bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat. Bila Kamu pusing untuk menentukan tempat liburan, maka Magelang bisa menjadi referensi yang tepat untuk dipilih.

Letak geografis Magelang yang sangat baik serta banyak spot wisata menarik menjadi alasan utama mengapa Kamu harus ke tempat ini. Bagi Kamu yang menyukai sejarah, ada sebuah destinasi menarik dan patut dikunjungi. Tempat tersebut bernama MesaStila Resort and Spa.

Resor di Magelang

Tempat ini tidak hanya sekadar memberikan penginapan, melainkan sebuah sejarah yang menarik untuk dikupas. Bila biasanya ruang reseptionis dibangun dengan semenarik mungkin untuk menjamu para tamu yang hendak menginap, tempat ini justru memakai bangunan bekas stasiun kereta api sebagai ruang penerima tamu.

Bangunan tersebut 100 persen bekas Stasiun Mayong yang telah berhenti beroperasi. Bangunan peninggalan kolonial Belanda ini dipugar dan dicat ulang sehingga menjadi sebuah lobi hotel yang menarik.

Resor di Magelang

Beberapa aksen Belanda serta rangka kayu jati yang masih kokoh mengingatkan siapapun terhadap masa lalu. Bahkan loket penjualan tiket Stasiun Mayong pun masih terlihat dengan jelas. Ruang reseptionis dengan gaya kuno pun masih digunakan hingga saat ini, tak aneh apabila tempat ini sangat cocok dijadikan spot berfoto yang instagramable.

Resor di Magelang

Sebagaimana diketahui, Stasiun Mayong ini dibuat pada 1873. Bangunan ini sama sekali tidak memakai paku, melainkan pasak kayu yang bisa dibuka tutup. Pada 2001 seorang wanita Italia, Gabriella Teggia memutuskan untuk memindahkan stasiun yang ada di Jepara tersebut.

Satu per satu bagian bangunan tersebut dicopot dan diangkut memakai lebih dari 40 truk menuju wilayah MestaStila. Meskipun sudah berpindah lokasi, namun Stasiun Mayong di Magelang ini masih berstatus sebagai aset milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Selanjutnya

Comments