Raker Perdana Bersama DPR, Erick Thohir Akan Perketat Izin Pembentukan Anak Perusahaan BUMN

Nasional

News / Nasional

Raker Perdana Bersama DPR, Erick Thohir Akan Perketat Izin Pembentukan Anak Perusahaan BUMN

Raker Perdana Bersama DPR, Erick Thohir Akan Perketat Izin Pembentukan Anak Perusahaan BUMN

KEPONEWS.COM - Raker Perdana Bersama DPR, Erick Thohir Akan Perketat Izin Pembentukan Anak Perusahaan BUMN WARTA KOTA/henry lopulalan ERIK TOHIR DATANG KE ISTANA KEPRESIDENAN---Pengusaha Erick Thohir usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). Men...
Loading...
Raker Perdana Bersama DPR, Erick Thohir Akan Perketat Izin Pembentukan Anak Perusahaan BUMN

WARTA KOTA/henry lopulalan

ERIK TOHIR DATANG KE ISTANA KEPRESIDENAN---Pengusaha Erick Thohir usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). Menurut Presiden Joko Widodo akan memperkenalkan jajaran kabinet barunya usai dilantik Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan keduanya bersama Wapres Ma'ruf Amin periode tahun 2019-2024.--Warta Kota/henry lopulalan

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir akan mempeketat izin pembentukan anak perusahaan maupun cucu perusahaan BUMN.

Hal tersebut diungkapkan Erick Thohir pada Rapat Kerja Perdana bersama Komisi VI DPR yang videonya diunggah di kanal YouTube Kompas TV, Selasa (3/12/2019).

Erick Thohir memaparkan akan mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) yang mengatur perihal pembentukan anak perusahaan maupun cucu perusahaan BUMN.

Menurutnya untuk membentuk anak atau cucu perusahaan baru harus disertai dengan alasan yang konkrit.

Apabila alasan yang diajukan dalam pembentukan anak atau cucu perusahaan baru tersebut tidak jelas, maka akan diberhentikan oleh Erick Thohir.

"Karena itu izin kita juga akan mengeluarkan Permen yang tidak lain pembentukan anak perusahaan atau pun cucu-cucu perusahaan itu harus ada alasannya," terang Erick Thohir.

"Saya tidak akan menyetop mereka membuka anak perusahaan, tetapi kalau alasannya tidak jelas baru saya stop," tambahnya.

Menteri BUMN, Erick Thohir dalam rapat kerja perdana dengan Komisi VI DPR, Senin (2/12/2019). Menteri BUMN, Erick Thohir dalam rapat kerja perdana dengan Komisi VI DPR, Senin (2/12/2019). (Tangkap Layar kanal YouTube Kompas TV)

Erick Thohir menambahkan ia tidak ingin perusahaan di BUMN yang masih sehat akan digerogoti oleh oknum yang membuat perusahaan menjadi tidak sehat.

Ia pun memberikan contoh BUMN Krakatau Steel yang mempunyai hutang hampir Rp 40 triliun.

Sedangkan Krakatau Steel mempunyai 60 anak perusahaan.

Comments