Pujian Selangit dan Lemparan Bonek kepada Mantan Kiper Persebaya

Sepakbola

Sports / Sepakbola

Pujian Selangit dan Lemparan Bonek kepada Mantan Kiper Persebaya

Pujian Selangit dan Lemparan Bonek kepada Mantan Kiper Persebaya

KEPONEWS.COM - Pujian Selangit dan Lemparan Bonek kepada Mantan Kiper Persebaya Kiper Kalteng Putra, Dimas Galih Pratama masih menjadi buah bibir pasca berhasil menahan imbang Persebaya 1-1 dalam pekan kedua Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Selasa 21 Mei 2019....
Loading...

Kiper Kalteng Putra, Dimas Galih Pratama masih menjadi buah bibir pasca berhasil menahan imbang Persebaya 1-1 dalam pekan kedua Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Selasa 21 Mei 2019.

Maklum, Dimas Galih yang musim lalu berbaju Persebaya, menjadi salah satu aktor keberhasilan Kalteng meraih satu poin di sangkar Persebaga. Penampilan garang di bawah mistar. Kuat dalam berduel bola atas dan membuat beberapa penyelamatan penting.

Salah satunya, penyelamatan heroik yang dibuatnya di ujung laga. Dimas Galis memotong bola dari kaki pemain Persebaya di kotak penalti. Resikonya, tentu mengorbankan kepala berbenturan dengan kaki lawan.

"Di dua pertindangan ini, kiper tampil sangat baik. Saya rasa, dia merupakan penjaga gawang terbaik di Indonesia saat ini," ujar Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Olivera.

Usai laga, Dimas Galih juga mendapatkan teror tak menyenangkan dari suporter Persebaya, Bonek. Lemparan botol mengarah kepadanya, saat ditandu menuju ruang ganti pemain. Dimas Galih membuat Bonek jengkel lantaran ditunding sering berpura-pura cedera di lapangan.

Bintang Bali United, Paulo Sergio, merayakan gol

Gebrakan Bali United di Awal Musim

Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev

Lawan PSIS, Persija Benahi Lini Serang

Pemain Persija Jakarta menjalani latihan.

Andai Situasi Jakarta Belum Kondusif, Persija Rela Jadi Musafir

Kiper Kalteng Putra, Dimas Galih Pratama (putih).

Uniknya, musim lalu Dimas Galih juga sempat membuat dosa yang membuat bonek meradang saat membuat tiga kali blunder ketika Persebaya ditekuk tuan rumah Barito Putera, 2-3. Banyak sekali hujutan dari Bonek datang.

Semenjak saat itu, Dimas Galih tak lagi mendapatkan kepercayaan tampil hingga akhirnya memilih hengkang ke Kalteng Putra. Saat kembali ke Surabaya dengan status lawan, Dimas Galih kembali membuat jengkel bonek.

"Banyak pemain kami yang belum siap dengan kompetisi ini, kondisi fisik belum 100 persen. Akibatnya banyak terjadi kram di lapangan. Penjaga gawang dua kakinya kram semua, bisa dilihat sendiri," bantah Gomes soal tudingan pura-pura cedera.

Comments