Proyek Power Plant Mangkrak Bakal Kena Penalti

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Proyek Power Plant Mangkrak Bakal Kena Penalti

Proyek Power Plant Mangkrak Bakal Kena Penalti

KEPONEWS.COM - Proyek Power Plant Mangkrak Bakal Kena Penalti JAKARTA - Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendukung keputusan pemerintah yang menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 10 Tahun 2017 wacana Pokok-Pokok dalam Perjanjian Jual Beli Tenaga Listr...
Loading...

JAKARTA - Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendukung keputusan pemerintah yang menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 10 Tahun 2017 wacana Pokok-Pokok dalam Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik. Melalui aturan tersebut, pemerintah dapat mengatur kewajiban dari penjual (IPP) dan pembeli (PLN).

Wakil Ketua Komisi VII Satya W Yudha mengatakan, banyak power plant selama ini mangkrak karena adanya ketidakpastian pada pengembang. Dengan alasan financial tidak memadai akhirnya proyek pembangkit yang dikerjakannya tidak diselesaikan

BERITA REKOMENDASI

"Tapi masalah cuci piring dan tidak tanggung jawab tidak akan ada lagi karena ada penalti di dalam aturan baru," ucap Satya di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (5/2/2017).

Permen ESDM Nomor 10 Tahun 2017 mengatur Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) antara pembeli (PLN) dengan penjual (IPP). Jangka waktu PJBL merupakan hak dan kewajiban penjual dan pembeli.

Artinya, jikalau penjual tidak dapat mengirimkan energi listrik sesuai kontrak karena kesalahan penjual, maka wajib membayar penalti kepada PLN. Dalam hal PLN tidak dapat menyerap energi listrik sesuai kontrak karena kesalahan PLN, maka PLN wajib membayar penalti kepada penjual.

"Aturan ini PLN dan pengembang harus profesional, harus terpacu. Kalau pengembang tidak dapat proyeknya dia tidak bisa tinggal begitu, jadi dampak aturan betul-betul kena,"tutur Satya.

Proyek Power Plant Mangkrak Bakal Kena Penalti

Comments