Pria yang Klaim Layanan Apple Ubah Dirinya Jadi Gay Batalkan Gugatan

Internasional

News / Internasional

Pria yang Klaim Layanan Apple Ubah Dirinya Jadi Gay Batalkan Gugatan

Pria yang Klaim Layanan Apple Ubah Dirinya Jadi Gay Batalkan Gugatan

KEPONEWS.COM - Pria yang Klaim Layanan Apple Ubah Dirinya Jadi Gay Batalkan Gugatan Pria Rusia yang mengklaim Apple sudah mengubahnya menjadi gay dilaporkan mencabut gugatan karena ketakutan akan kehidupan pribadinya. Si pengacara, Sapizhat Gusnieva, yang mengungkapkan keinginan klie...
Loading...

Pria Rusia yang mengklaim Apple sudah mengubahnya menjadi gay dilaporkan mencabut gugatan karena ketakutan akan kehidupan pribadinya.

Si pengacara, Sapizhat Gusnieva, yang mengungkapkan keinginan kliennya itu di hadapan awak media setelah sidang pertama di pengadilan Moskwa.

"Dia tidak ingin melanjutkan gugatan ini," terang Gugatan mengomentari pria bernama DE Razumilov, seperti dikutip AFP Kamis (17/10/2019).

Gusnieva mengatakan, Razumilov menghadapi tekanan daring setelah para haters menemukan berita pribadinya, dan pendukung Apple menulis kecaman untuknya.

Dia memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan gugatan karena dia harus muncul dalam rangkaian sidang, dan berpotensi mendapatkan hujatan lebih banyak.

Dalam materi awalnya, Razumilov mengklaim Apple mengubahnya menjadi gay lantaran saat itu, dia tengah memesan Bitcoin melalui software iPhone.

Apple dan Disney Disebut-sebut Ancam Pertumbungan Pelanggan Netflix

Namun yang keluar malah mata uang lain bernama "GayCoin" disertai dengan catatan "jangan menyimpulkan sebelum Kamu mencobanya".

Setelah itu, pria Rusia tersebut mengklaim dia putus dengan pacarnya dan menjalin hubungan dengan pria, yang membuatnya malu.

Razumilov menuntut ganti rugi 1 juta rubel, sekitar Rp 221,1 juta, dari Apple, dengan juru bicara menolak berkomentar dalam sidang.

Homofobia diberitakan masih berkembang di Rusia di mana terdapat laporan serangan dan pelanggaran hak terhadap kalangan LGBT.

Pada 2013, Moskwa sempat memperkenalkan aturan yang menentang "propaganda gay", di mana UU itu melarang segala "promosi gaya hidup non-tradisional bagi anak di bawah umur".

Namun pada dasarnya, peraturan tersebut melarang aktivitas LGBT meski masih dilaporkan ada kegiatan di sejumlah kota besar Negeri "Beruang Merah".

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan"

Pria yang Klaim Layanan Apple Ubah Dirinya Jadi Gay Batalkan Gugatan

Comments