Presiden Azerbaijan: Pejabat Armenia Tak Punya Otak!

Sepakbola

Sports / Sepakbola

Presiden Azerbaijan: Pejabat Armenia Tak Punya Otak!

Presiden Azerbaijan: Pejabat Armenia Tak Punya Otak!

KEPONEWS.COM - Presiden Azerbaijan: Pejabat Armenia Tak Punya Otak! Inspirasi Aliyev tidak terima dengan pernyataan Kementerian Pertahanan Armenia, yang tidak mengakui serangannya ke kota Ganja, Azerbaijan. Presiden Azerbaijan itu memastikan jikalau para pejabat Armen...

Inspirasi Aliyev tidak terima dengan pernyataan Kementerian Pertahanan Armenia, yang tidak mengakui serangannya ke kota Ganja, Azerbaijan. Presiden Azerbaijan itu memastikan jikalau para pejabat Armenia telah membuat pernyataan palsu dan mencuci tangan atas perbuatannya.

VIVA Militer melaporkan dalam informasi, Minggu 17 Oktober 2020 lalu, kalau pasukan Angkatan bersenjata Armenia telah melancarkan serangan roket dan rudal ke wilayah pemukiman sipil di Ganja dan Mingchevir. Serangan masih dilancarkan tentara Armenia, meski perjanjian gencatan senjata kedua telah disepakati.

13 orang tewas, sementara 40 orang lainnya mengalami luka-luka karena serangan brutal pasukan Armenia. Akan tetapi, pihak Armenia justru membantah telah melakukan serangan ke kota terbesar di wilayah Nagorno-Karabakh (Artsakh).

Aliyev murka mendengar pernyataan bantahan Armenia. Dengan tegas Aliyev menyatakan bila para pejabat Armenia sengaja menyebar gosip palsu dan membohongi dunia internasional. Tak segan. pria berusia 58 tahun itu menyebut para pejabat politik dan militer Armenia tidak memilki hati nurani dan tidak bermoral.

VIVA Militer: Pemukiman warga sipil di Ganja, Azerbaijan hancur

"Terkait pengeboman Ganja, pejabat mereka telah membuat pernyataan palsu. Mereka tidak mempunyai hati nurani atau moralitas. Mereka bahkan tidak punya otak. Bila mereka mempunyai otak, mereka akan berkata, 'ini ialah titik awal dan lintasan rudal balistik ini'," ujar Aliyev dikutip VIVA Militer dari Musim.az.

"Rudal balistik diprogram dengan misi tempur. Bukan tidak sengaja rudal balistik itu jatuh ke area pemukiman, itu dilakukan dengan sengaja. Mereka sudah gila, mereka ingin terus menipu dunia," katanya.

Perang Armenia-Azerbaijan di sejumlah titik di Nagorno-Karabakh masih berlangsung hingga saat ini. Semenjak meletus pada 27 September 2020, perang yang melibatkan pasukan militer Armenia yang didukung Pasukan Pertahanan Artsakh dan Azerbaijan, diyakini telah menelan ribuan korban jiwa.

Kisah Jenderal Wiranto Kalah Cepat dari Letjen Prabowo

Comments