Prakiraan Cuaca BMKG Minggu 15 Desember 2019, Waspada Potensi Banjir Dikarenakan Hujan Lebat

Nasional

News / Nasional

Prakiraan Cuaca BMKG Minggu 15 Desember 2019, Waspada Potensi Banjir Dikarenakan Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca BMKG Minggu 15 Desember 2019, Waspada Potensi Banjir Dikarenakan Hujan Lebat

KEPONEWS.COM - Prakiraan Cuaca BMKG Minggu 15 Desember 2019, Waspada Potensi Banjir Dikarenakan Hujan Lebat - Simak prakiraan cuaca BMKG untuk seluruh wilayah di Indonesia, Minggu (15/12/2019), waspada hujan lebat di beberapa wilayah. Diprakirakan hujan mengguyur hampir seluruh wilayah di Indonesia. Beberap...

- Simak prakiraan cuaca BMKG untuk seluruh wilayah di Indonesia, Minggu (15/12/2019), waspada hujan lebat di beberapa wilayah.

Diprakirakan hujan mengguyur hampir seluruh wilayah di Indonesia.

Beberapa wilayah diguyur hujan dengan intensitas lebat.

Hujan dengan intensitas lebat perlu diwaspadai karena bisa disertai angin kencang atau puting beliung.

TIdak hanya disertai angin kencang, hujan lebat juga dapat menyebabkan banjir.

Perlu diwaspadai untuk perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan saja.

Awan hitam terlihat menyelimuti langit dikawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2019). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Jakarta pada sore hingga malam hari. (Tribunnews/Jeprima) Awan hitam terlihat menyelimuti langit dikawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2019). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Jakarta pada sore hingga malam hari. (Tribunnews/Jeprima) (Tribunnews/JEPRIMA)

Berikut prakiraan cuaca untuk Minggu (15/12/2019) dikutip dari YouTube Info BMKG:

Diprakirakan hujan di Indonesia kembali meningkat.

Hal ini disebabkan oleh adanya daerah konvergensi atau pertemuan angin di sepanjang wilayah Indonesia, sehingga potensi hujan dengan intensitas lebat kembali meningkat.

Potensi-potensi hujan lebat kembali meningkat terutama untuk wilayah Sumatera, Kalimantan dan Jawa.

Comments