Polisi Tahan Pengacara yang Serang Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Nasional

News / Nasional

Polisi Tahan Pengacara yang Serang Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Polisi Tahan Pengacara yang Serang Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

KEPONEWS.COM - Polisi Tahan Pengacara yang Serang Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Laporan Wartawan Tribunnews, Glery Lazuardi JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan aparat kepolisian sudah menetapkan status terduga dan menahan D, kuasa hukum...
Loading...

Laporan Wartawan Tribunnews, Glery Lazuardi

JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan aparat kepolisian sudah menetapkan status terduga dan menahan D, kuasa hukum pengusaha Tomy Winata.

Upaya proses hukum itu dilakukan setelah aparat kepolisian melakukan penyelidikan semenjak insiden itu terjadi, Kamis (18/7/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.

"Kami menetapkan saudara D sebagai terduga sekaligus dilakukan penahanan dengan persangkaan pasal 351 KUHP (penganiayaan,-red) ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan dan atau pasal 212 KUHP," kata Harry Kurniawan, di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019).

Terduga Kasus BLBI Sjamsul Nursalim dan Itjih Nursalim Kembali Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Motif Pengacara Serang Hakim Pakai Ikat Pinggang Terungkap: Kesal yang Dibacakan Tak Sesuai Harapan

KPK Tegaskan Tidak Memprioritaskan Calon Pimpinan Jilid V dari Institusi Tertentu

Sangkaan penganiayaan terhadap hakim HS dan DB diperkuat bukti visum.

Karena upaya penganiayaan dengan cara melayangkan ikat pinggang itu mengakibatkan HS mengalami luka di kening sebelah kiri dan DB menderita luka di tangan.

"Kami melakukan pengumpulan bukti -bukti petunjuk dan salah satu bukti-bukti petunjuk itu hasil visum," tambahnya.

Motif

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal kepada D, terungkap alasan atau motif yang bersangkutan melakukan tindak penganiayaan di ruang sidang Subekti, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.

"Menurut keterangan dari terduga bahwa terduga kesal, marah yang dibacakan itu tidak sesuai dengan harapan terduga," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan, di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019).

KPK Tegaskan Tidak Memprioritaskan Calon Pimpinan Jilid V dari Institusi Tertentu

Kasus Pengacara Serang Hakim Pakai Ikat Pinggang Saat Sidang, Ini Pengakuan Korban Hingga Reaksi MA

Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia, Sutradara Joko Anwar Sampaikan Sedih Cita

Kuasa hukum Sunan Kalijaga Bilang, Salmafina Diminta Tim Produksi Rumpi Pakai Kalung Simbol Agama

Polisi Tahan Pengacara yang Serang Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Comments