Pod Tidur Tahan Angin dan Kedap Air Dipasang di Jalanan Kota di Jerman untuk Para Tunawisma

Unik

Ragam / Unik

Pod Tidur Tahan Angin dan Kedap Air Dipasang di Jalanan Kota di Jerman untuk Para Tunawisma

Pod Tidur Tahan Angin dan Kedap Air Dipasang di Jalanan Kota di Jerman untuk Para Tunawisma

KEPONEWS.COM - Pod Tidur Tahan Angin dan Kedap Air Dipasang di Jalanan Kota di Jerman untuk Para Tunawisma Sebuah kota di Jerman memasang pod tidur (kantung tidur) tahan angin dan tahan air dengan panel surya untuk para tunawisma. Kabin, yang terbuat dari kayu dan baja ini, dapat memuat hingga 2 orang. Ini...

Sebuah kota di Jerman memasang pod tidur (kantung tidur) tahan angin dan tahan air dengan panel surya untuk para tunawisma.

Kabin, yang terbuat dari kayu dan baja ini, dapat memuat hingga 2 orang.

Ini akan membantu para tunawisma mempunyai perlindungan terhadap dingin, angin, dan kelembaban.

Tidak hanya itu, tetapi juga menjamin sirkulasi udara yang segar.

Pod tidur tersebut dipasang di Kota Ulm, yang berjarak sekitar 75 mil sebelah barat Munich.

Mereka ditempatkan di taman dan area lain di mana para tunawisma biasanya terlihat tidur.

Informasi itu dikonfirmasi oleh juru bicara kota.

Hal terbaik perihal ini merupakan privasi para tunawisma juga dijamin selama mereka tinggal di dalam kabin.

Tidak ada kamera di dalam pod, namun, sebuah sensor dipasang untuk mengetahui apakah pod tersebut sedang digunakan.

Sensor memungkinkan pekerja sosial untuk memeriksa pod setelah digunakan sehingga dapat dibersihkan dan diperbaiki jikalau terjadi kerusakan.

Pod tersebut juga dilengkapi dengan panel surya dan terhubung ke jaringan radio. Hal ini memungkinkan penghuni dapat berkomunikasi tanpa membutuhkan ponsel.

Pencipta pod Ulmer Nest mengatakan bahwa mereka melakukannya untuk membantu orang-orang yang berada di masa sulit.

Mereka juga mencatat bahwa ada penundaan dalam pemasangan karena pandemi yang sedang berlangsung.

Pihak berwenang sekarang mencoba mencari tahu apakah pod tidur tersebut cocok untuk perlindungan terhadap radang dingin.

Bila ya, pihak berwenang akan meluncurkannya secara nasional. (yn)

Sumber: independent

Video Rekomendasi:

Comments