PNS bisa Libur di Hari Jumat, Faktanya Jam Kerja Diperpanjang

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

PNS bisa Libur di Hari Jumat, Faktanya Jam Kerja Diperpanjang

PNS bisa Libur di Hari Jumat, Faktanya Jam Kerja Diperpanjang

KEPONEWS.COM - PNS bisa Libur di Hari Jumat, Faktanya Jam Kerja Diperpanjang JAKARTA - Pegawai Negeri Sipil (PNS) mendapatkan kabar bahagia. Konon, mereka akan mendapatkan tambahan hari libur. Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menyatakan, para PNS bisa mendapatkan libur seti...
Loading...

JAKARTA - Pegawai Negeri Sipil (PNS) mendapatkan kabar bahagia. Konon, mereka akan mendapatkan tambahan hari libur.

Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menyatakan, para PNS bisa mendapatkan libur setiap Jumat. Hal ini dikarenakan mereka akan menerapkan skema kerja compressed work.

Berikut ini fakta seputar PNS libur di hari Jumat yang dirangkum oleh Okezone.com:

Tidak Semua PNS Bisa Bekerja Fleksibel

1. Libur di Hari Jumat

Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) berencana menerapkan skema kerja compressed work kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Lewat skema ini nantinya akan ada perpanjangan jam kerja kepada para pegawai negeri sipil (PNS).

Asal tahu saja, compressed work merupakan skema di mana jumlah hari kerja per minggu dikurangi. Sebagai gantinya, jumlah jam kerja per hari otomatis akan menjadi lebih panjang.

PNS

Komisioner KASN Waluyo Martowiyoto mengatakan nantinya mereka dimungkinkan mendapatkan tambahan libur selain Sabtu dan Minggu. Jadi jam kerja tiap harinya diperpanjang sehingga ada ruang untuk menambah libur.

"Sehingga mungkin setiap hari Jumat ganjil atau genap bisa libur, gitu kan. Ini yang mengenai compressed work-nya," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian PanRB, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Aturan Terbaru PNS: Sekarang Bawahan Bisa Nilai Kinerja dan Perilaku Atasan

2. Jam Kerja akan Diperpanjang

Waluyo pun memaparkan lebih detail lagi mengenai konsep penambahan jam kerja ini. Nantinya pemerintah menetapkan jam kerja untuk PNS dalam dua Minggu merupakan 80 jam.

Biasanya dalam waktu 80 jam ini terbagi 8 jam setiap harinya dalam sepuluh hari. Namun dengan dana kebijakan ini nantinya hanya dibagi ke dalam 9 hari saja yang artinya setiap harinya ada tambahan jam kerja.

"Berarti kalau dua minggu harusnya 10 hari kerja 80 jam. Itu bisa kita ubah nantinya merupakan 9 hari kerja 80 jam, 80 jamnya tetap, tapi 9 hari kerja sekitar dua minggu," kata Waluyo.

Selanjutnya

Comments