Petugas Medis Basah Kuyup Setelah Melepas Pakaian Pelindung Mereka, Tidur di Lantai Hanya Beralaskan Tikar Seperti Seorang Tunawisma

Unik

Ragam / Unik

Petugas Medis Basah Kuyup Setelah Melepas Pakaian Pelindung Mereka, Tidur di Lantai Hanya Beralaskan Tikar Seperti Seorang Tunawisma

Petugas Medis Basah Kuyup Setelah Melepas Pakaian Pelindung Mereka, Tidur di Lantai Hanya Beralaskan Tikar Seperti Seorang Tunawisma

KEPONEWS.COM - Petugas Medis Basah Kuyup Setelah Melepas Pakaian Pelindung Mereka, Tidur di Lantai Hanya Beralaskan Tikar Seperti Seorang Tunawisma Karena situasi epidemi, staf medis melewati hari-hari yang berat setiap hari! Tidak hanya harus menanggung tekanan besar, tetapi juga menjaga agar tidak terinfeksi, atau penularan ke kerabat dan sahab...

Karena situasi epidemi, staf medis melewati hari-hari yang berat setiap hari! Tidak hanya harus menanggung tekanan besar, tetapi juga menjaga agar tidak terinfeksi, atau penularan ke kerabat dan sahabat. Banyak orang bahkan tidak bisa pulang ke rumah selama masa-masa sulit ini.

Beberapa hari yang lalu, beberapa netizen memposting serangkaian foto staf medis di sosmed. Foto itu menunjukan staf medis yang sudah menyelesaikan tugas mereka menggelar tikar jerami di lantai dan tidur di sana.

Bahkan ada paramedis yang masih memakai pakaian pelindung berbaring di lantai untuk beristirahat.

Di musim panas, memakai masker saja akan membuat Kamu merasa gerah, sulit membayangkan betapa tidak nyamannya seorang staf medis berpakaian pelindung lengkap!

Setelah melepas pakaian pelindung, topi pelindung dan sarung tangan, kemeja coklat yang dikenakan oleh pekerja medi itu benar-benar basah oleh keringat dan menempel di kulit.

Bahkan telapak tangan mereka membengkak dan berkerut karena dijejali sarung tangan kedap udara.

Rambut Staf medis juga basah karena keringat dan jejak keringat terlihat jelas di seragam hijau mereka.

Saat memakai pakaian pelindung, mereka tidak bisa makan, minum atau ke toilet selama 7 atau 8 jam. Tingkat kesulitannya tidak bisa dibayangkan oleh orang biasa.

Di balik foto-foto ini, beberapa staf medis juga memposting kartu identitas rumah sakit mereka untuk mengungkapkan perasaan mereka di Internet.

Dia mengatakan bahwa apa yang dilihat semua orang bukanlah pakaian pelindung yang membuatnya menderita, melainkan ialah mereka tidak bisa untuk berkumpul kembali dengan keluarga dan orang yang dicintainya setelah pulang kerja.

Bahkan sahabat sekamar di rumah kontrakan memintanya pindah karena takut tertular wabah, itu menjadi lebih sulit, karena harus mencari rumah kontrakan baru.

Ketika asrama rumah sakit penuh, dia dengan terus terang mengatakan bahwa, dia benar-benar hanya ingin mempunyai tempat tidur untuk tidur setelah pulang kerja.

Setelah foto dan ungkapan hati para staf medis terungkap, netizen juga merasa tertekan:

Ini terlalu sulit. Selain kekaguman, ada juga kesedihan dan rasa terima kasih.

Semua staf medis, ini sangat sulit! Mohon bersabar dan lindungi diri Kamu dan orang lain.

Beberapa orang kembali menghimbau, dan mengungkapkan rasa terima kasih dan kekaguman mereka. Yang harus dilakukan semua orang ialah tetap di rumah dengan patuh dan tidak pergi kemana-mana, jangan sia-siakan kerja keras para staf medis! (lidya/yn)

Sumber: haowenshare

Video Rekomendasi:

Comments