Pesan Ulama Inggris ke Pemain Muslim yang Berlaga di Final Liga Champions

Sepakbola

Sports / Sepakbola

Pesan Ulama Inggris ke Pemain Muslim yang Berlaga di Final Liga Champions

Pesan Ulama Inggris ke Pemain Muslim yang Berlaga di Final Liga Champions

KEPONEWS.COM - Pesan Ulama Inggris ke Pemain Muslim yang Berlaga di Final Liga Champions Sebanyak enam pemain muslim akan menghadapi tantangan berpuasa Ramadan saat tampil di Liga Champions yang akan dihelat 2 Juni mendatang di Estadio Wanda Metropolitano, Madrid. Mereka pun dapat wejanga...
Loading...

Sebanyak enam pemain muslim akan menghadapi tantangan berpuasa Ramadan saat tampil di Liga Champions yang akan dihelat 2 Juni mendatang di Estadio Wanda Metropolitano, Madrid. Mereka pun dapat wejangan dari ulama Inggris, Ajmal Masroor.

Seperti diketahui, final Liga Champions yang mempertemukan Liverpool kontra Tottenham Hotspur dihelat bertepatan dengan momentum puasa Ramadan. Nah, ini akan jadi tantangan tersendiri bagi sebanyak enam pemain dari kedua tim yang beragama Islam adalah Mohamed Salah, Sadio Mane, Xherdan Shaqiri, Naby Keita, Serge Aurier serta Moussa Sissoko.

Situasi ini ternyata jadi perhatian bagi ulama Inggris, Ajmal Masroor. Seperti dilansir dari Goal International, anggota Dewan Muslim Inggris itu menegaskan bahwa puasa Ramadan merupakan kewajiban. Ia pun meyakinkan bahwa menjalani puasa tidak akan membahayakan penampilan para pemain di lapangan.

"Dalam Ramadan hanya ada pengecualian untukmu adalah sakit atau bepergian. Kamu dapat menggantinya di hari-hari tertentu," terangnya.

"Kalau seorang pemain mengungkapkan tidak bisa memenuhi kewajiban profesional lantaran berpuasa tentu itu tidak dapat saya terima sebagai alasan," lanjutnya.

Pemain Liverpool Mohamed Salah rayakan golnya ke gawang Brighton & Hove Albion dalam pertandingan yang berlangsung di American Express Community Stadium, Sabtu (12/1/2019) [AFP]Pemain Liverpool Mohamed Salah rayakan golnya ke gawang Brighton & Hove Albion dalam laga yang berlangsung di American Express Community Stadium, Sabtu (12/1/2019) [AFP]

"Petugas pemadan kebakaran harus berpuasa, polisi harus berpuasa, guru sekolah harus berpuasa di bulan Ramadan. Dan ini jadi tantangan pula bagimu yang akan menghadapi final Liga Champions," tegasnya.

Lebih jauh Masroor menerangkan bahwa puasa Ramadan takkan merusak karier sepak bolamu. Ia bahkan meyakinkan bahwa doa orang berpuasa itu jauh lebih cepat didengar oleh Allah.

"Kalau seorang pemain bola menghasilkan 100 ribu poundsterling setiap minggunya tapi mengatakan bahwa puasa selama sebulan membahayakan kariernya itu tidak tepat," ujarnya.

"Satu bulan berdoa dan puasa yang dijalani justru akan bermanfaat bagi para pemain itu. Saya pikir kalau kita benar-benar multikultural maka klub dan pelatih harus menyesuaikan diri dengan pemain muslim yang tengah menjalani ibadah puasa Ramadan," tukasnya.

Loading...
Loading...

Comments