Pertolongan Pertama Jika Tak Sengaja Terpapar Gas Air Mata

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Pertolongan Pertama Jika Tak Sengaja Terpapar Gas Air Mata

Pertolongan Pertama Jika Tak Sengaja Terpapar Gas Air Mata

KEPONEWS.COM - Pertolongan Pertama Jika Tak Sengaja Terpapar Gas Air Mata Aksi 22 Mei yang memprotes hasil rekapitulasi Pemilu 2019 tak bisa dimungkiri membuat sejumlah masyarakat merasa khawatir. Kericuhan yang terjadi di sekitar kantr Bawaslu dan Tanah Abang membuat polis...
Loading...

Aksi 22 Mei yang memprotes hasil rekapitulasi Pemilu 2019 tak bisa dimungkiri membuat sejumlah masyarakat merasa khawatir. Kericuhan yang terjadi di sekitar kantr Bawaslu dan Tanah Abang membuat polisi terpaksa menembakkan gas air mata untuk membuat massa membubarkan diri. Meskipun sempat berhasil ditangani, suasana di sekitar Stasiun Tanah Abang kembali tidak kondusif semenjak pagi tadi.

Suara ledakan dan lemparan masih terdengar jelas. Sisa-sia semprotan gas air mata juga masih ada sehingga membuat massa maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi merasakan matanya perih.

Gas air mata memang dapat memicu peradangan pada selaput lendir mata dan sistem pernapasan. Kandungan dalam bahan kimia tersebut dapat menyebabkan rasa gatal, produksi air mata berlebih, sensasi terbakar, hingga gangguan penglihatan. Selain itu, mereka yang terpapar juga akan mengalami batuk, bersin, hidung berair, nyeri dada, dan sesak napas. Iritasi pada kulit seperti tanda kemerahan, gatal, dan luka bakar pun bisa terjadi.

Warga melakukan aksi 22 Mei

Gejala-gejala tersebut biasanya timbul kira-kira 30 detik setelah seseorang terpapar gas air mata. Kondisinya baru membaik 10-20 menit kemudian. Melihat gejala yang cukup berat bisa terjadi, tentunya pertolongan pertama setelah terpapar gas air mata harus segera dilakukan. Terlebih bila Kamu tidak sengaja terjebak dalam lingkungan yang dipenuhi bahan kimia tersebut.

Berdasarkan berita yang Okezone rangkum dari banyak sekali sumber, Rabu (22/5/2019), langkah pertama yang bisa dilakukan merupakan mencari udara segar. Segeralah pergi dari lokasi ditembakannya gas air mata menuju tempat yang lebih aman. Udara segar dapat meredakan gejala karena paparan gas air mata.

Bila tidak memungkinkan untuk mencari tempat lain, apabila Kamu memakai lensa kontak harus segera melepaskannya. Kemudian untuk mengatasi iritasi mata, basuhlah daerah sekitar mata dengan air bersih selama kurang lebih 10 menit untuk meredakan gejalanya. Selain itu, bisa juga memakai air garam steril atau cairan infus. Selanjutnya gunakan kacamata pelindung dan masker gas atau respirator.

Jikalau sesak napas mulai terasa, cobalah menghirup udara dari dalam baju. Namun bila baju juga terpapar gas air mata, cara ini tidak boleh dilakukan. Cara lain untuk mengatasi kesulitan bernapas ialah memakai oksigen dan bahkan obat asma. Terakhir, jikalau busana yang dikenakan terpapar gas air mata segera lepaskan dan basuhlah kulit memakai air untuk menghindari iritasi.

(tam)

Loading...

Comments