Persiapkan Keuangan Sebelum Tua Datang

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Persiapkan Keuangan Sebelum Tua Datang

Persiapkan Keuangan Sebelum Tua Datang

KEPONEWS.COM - Persiapkan Keuangan Sebelum Tua Datang JAKARTA - Hasil riset menunjukan bahwa 46% pensiunan atau lanjut usia di AS hampir tidak mempunyai aset finansial. Selain itu, penghasilannya tidak cukup untuk membayar biaya hidup serta perawatan kes...

JAKARTA - Hasil riset menunjukan bahwa 46% pensiunan atau lanjut usia di AS hampir tidak mempunyai aset finansial. Selain itu, penghasilannya tidak cukup untuk membayar biaya hidup serta perawatan kesehatan.

Hal ini merupakan hasil riset dari national bureau economic Research, Amerika Serikat (were They Prepared for Retirement, financial status at advanced ages in the HRS and ahead cohort: NBER Working Paper 17824, Februari 2012. Selain itu, 53-63% dari mereka bahkan tidak mempunyai aset berupa rumah. Sebuah kondisi yang menyedihkan bukan?

Pengusaha Pemula Selalu Kena Masalah Keuangan, Kenapa?

Banyak orang terjatuh dalam kondisi seperti ini di usia lanjut karena tidak memperhatikan masalah keuangan pada saat usia produktif mereka. Gaya hidup boros dan hanya berfikir untuk hari ini sja serta pola pikir yang kurang tepat dalam memandang penggunaan uang menjadi awal dari buramnya masa tua mereka.

Mari kita menengok perjalanan hiduk ke belakang sejenak, pernahkah kamu kesulitan uang pada masa kerja?

Bila jawaban kamu merupakan iya, ikutilah apa yang disarankan. Bila jawabannya tidak, maka tida ada salahnya mengikuti saran berikut ini juga.

Bikin Desain Teras Mengumpat, Simak Caranya di Sini

Sekarang gantilah dengan memikirkan masa mendatang. Kalau saja pernah kesulitan uang pada saat masih bekerja sekarang lalu bagaimana dengan masa pensiun nanti? masa bekerja merupakan masa di mana seseorang mengakumulasi atau mengumpulkan kekayaan. adapun masa pensiun ialah masa di mana seseorang tidak lagi produktif bekerja dan memakai waktu untuk menikmati hasil jerih payah yang sudah dikumpulkan.

Masalahnya, tidak banyak orang berpikir untuk menyiapkan tabungan dan aset untuk bekal mereka di hari tua. Coba tanyakan pada diri sendiri, berapakah jumlah tabungan atau aset yang kamu siapkan?

Apa saja jenis aset properti dan aset dalam kertas (tabungan, deposito, obligasi, reksadana, dan sejenisnya) yang sudah dimiliki? Adakah aset atau biaya khusus untuk perawatan kesehatan di masa pensiun nanti? Bila belum, mulailah untuk merancang persiapan itu.

Kami akan memberikan lembar kerja 1 untuk kamu. Kamu dapat menyalinnya di kertas lain atau silakan print dari CD yang telah disertakan. Silakan menambah kolom sesuai dengan kebutuhan. Jangan lupa arsipkan di satu map khusus dan simpan untuk melihat perubahan keuangan Kamu pada masa depan.

Lembar kerja 1 buku (foto buku)

Perhatikan kolom yang sudah diisi, selama bekerja selama 5 tahun apa yang sudah kamu hasilkan? Apakah sudah mempunyai tabungan? atau masih gali lubang tutup lubang?

Perhatikan juga berapa tahun lagi kamu akan pensiun? menurut perkiraan kamu, berapa besar uang atau aset yang bisa dikumpulkan sampai pensiun setelah dikurangi seluruh biaya hidup.

Gambaran kehidupan manusia dari segi biaya, semenjak zaman dahulu sampai sekarang tida berubah. Dari awal lahir, masa pertumbuhan, masa bekerja sampai usia tua bagi yang beruntung mencapai usia tua. Semenjak dilahirkan manusia sudah memerlukan biaya sampai usia tua. Untuk penjelasannya, gambar siklus kehidupan berikut ini memberikan gambaran kehidupan ke depan.

Sadarkah Anda (foto buku)

Bila seseorang mengalami kesulitan uang pada saat masih bekerja, tentu masih mempunyai solusi, misalnya saja dengan berutang lalu membayarnya saat gajian. Nah jikalau kesulitan keuangan terjadi pada masa pensiun dan terpaksa berutang, lantas akan membayarnya dengan apa? bukankah kamu juga tidak ingin merepotkan generasi penerus?

Idealnya, seseorang tidak mempunyai masalah keuangan semenjak muda hingga tua. Kadang kondisi tidak sesuai harapan, kesulitan keuangan dalam beberapa periode tidak dapat dihindari. Sebagai contoh misalnya, saat periode ajaran baru yang memerlukan uang cukup banyak di luar biaya rajin dan ternyata kamu tidak menyiapkan dana pendidikan. hal ini menunjukan keuangan yang kurang sehat dan tentu kamu tidak ingin terus menerus tertekan karena kondisi keuangan saat ini.

Maka dari itu ubah dan perbaiki masalah keuangan Kamu menjadi lebih sehat.

(rzy)

Comments