Perkuat Narasi Sejarah Peradaban Maritim Nusantara, Kemenko Maritim Gelar Diskusi dengan Pakar

Nasional

News / Nasional

Perkuat Narasi Sejarah Peradaban Maritim Nusantara, Kemenko Maritim Gelar Diskusi dengan Pakar

Perkuat Narasi Sejarah Peradaban Maritim Nusantara, Kemenko Maritim Gelar Diskusi dengan Pakar

KEPONEWS.COM - Perkuat Narasi Sejarah Peradaban Maritim Nusantara, Kemenko Maritim Gelar Diskusi dengan Pakar Laporan Wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan JAKARTA - Untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur. Menyadarkan masyarakat pada akar budaya...
Loading...

Laporan Wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan

JAKARTA - Untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur.

Menyadarkan masyarakat pada akar budaya maritim yang kuat, juga tak kalah penting melalui narasi sejarah.

Untuk melakukan penyadaran tersebut dibutuhkan bukti-bukti empiris yang didasarkan pada kajian ilmiah.

Oleh karena itu, Kementerian Koordinator Kemaritiman menggelar diskusi ilmiah perihal narasi peradaban maritim bertajuk "Narasi Penyebaran Peradaban Nusantara" bersama para pakar dari banyak sekali ilmu, di antaranya: Arkeologi, Biologi Molukeler, Antropologi, Geografi, Geologi, dan Ilmu Budaya di Jakarta, pada Hari Kamis (14/3/2019).

Hasil Liga Europa - Perfect Hattrick Giroud Loloskan Chelsea ke Perempat Final dengan Agregat 8-0

Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim Kemenko Kemaritiman, Safri Burhanuddin yang membuka acara diskusi tersebut.

Ia menegaskan pentingnya sebuah referensi sejarah peradaban maritim nusantara yang kuat.

"Saya berharap dengan berkumpulnya para pakar hari ini dapat memperkuat data bahwa bangsa Indonesia dulu ialah bangsa maritim yang kuat," katanya.

Safri Burhanuddin menambahkan, tujuan lain dari diskusi itu ialah untuk menjalankan ekspedisi menyusuri jalur rempah seperti yang dilalui oleh pelaut Portugis Ferdinand Magelland 500 tahun yang lalu.

"Kita ingin memakai kapal kayu tradisional dari bahan kayu seperti yang digunakan oleh bangsa nusantara dahulu kala dalam memperdagangkan rempah-rempah," tambahnya.

Dalam diskusi tersebut, para pakar memaparkan beberapa data, di antaranya berupa catatan-catatan pelaut Eropa maupun pedagang Arab pada abad delapan yang dikonfrontasikan dengan catatan-catatan sejarah Melayu maupun Jawa di abad yang sama.

Catatan-catatan itu mengungkapkan beragam aktivitas pelayaran dan perdagangan yang dilakukan orang nusantara hingga ke Eropa, seperti data yang dimiliki pakar Arkeologi yang menjadi narasumber dalam diskusi tersebut, Horst Liebner

"Di tahun 1000 Masehi, orang nusantara telah mempunyai kemampuan navigasi yang luar biasa sehingga mereka dapat berlayar hingga ke Madagascar dan Pulau Paskah. Dan penemuan perahu bercadik yang canggih di zamannya sangat membantu mereka dalam mengarungi samudera," kata Horst Liebner memberikan datanya.

Diharapkan dari diskusi tersebut, muncul karya ilmiah yang bisa dijadikan referensi baru untuk menyadarkan masyarakat, dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Loading...
Perkuat Narasi Sejarah Peradaban Maritim Nusantara, Kemenko Maritim Gelar Diskusi dengan Pakar

Comments