Perbedaan Gejala Kulit Dehidrasi dan Kulit Kering Serta Cara Mengatasinya

Lifestyle & Fashion

Life & Style / Lifestyle & Fashion

Perbedaan Gejala Kulit Dehidrasi dan Kulit Kering Serta Cara Mengatasinya

Perbedaan Gejala Kulit Dehidrasi dan Kulit Kering Serta Cara Mengatasinya

KEPONEWS.COM - Perbedaan Gejala Kulit Dehidrasi dan Kulit Kering Serta Cara Mengatasinya (Depositphotos) Selain terasa kering dan tidak elastis, sebenarnya kulit dehidrasi mempunyai gejala spesifik yang membedakannya dari kulit kering. Dermatolog dari Ultimo Clinic Alam Sutera, dr. Refla...
Loading...
(Depositphotos)

(Depositphotos)

Selain terasa kering dan tidak elastis, sebenarnya kulit dehidrasi mempunyai gejala spesifik yang membedakannya dari kulit kering. Dermatolog dari Ultimo Clinic Alam Sutera, dr. Refla Syarif, Sp.KK menegaskan bahwa kulit yang kekurangan asupan cairan akan berwarna kusam. Selain itu cobalah mencubit kulit Kamu. Bila sehabis dicubit terlihat garis-garis halus atau kerutan, tandanya kulit mengalami dehidrasi, bilang Refla. Sementara kulit kering ditandai dengan kondisi kulit pecah-pecah bahkan terkadang sampai mengelupas.

Yang patut diwaspadai serta diketahui ialah dehidrasi kulit bisa terjadi pada jenis kulit apapun, baik itu pada jenis kulit kering, berminyak, maupun normal. Apalagi bila Kamu tidak memberikan perawatan yang tepat baik dari dalam maupun luar.

Kalau kita kurang minum misalnya, maka kandungan air dalam kulit otomatis akan berkurang, termasuk pada kulit berminyak. Kemudian, ketika kulit memproduksi minyak berlebihan, bisa jadi itu menunjukan Kamu terkena dehidrasi juga. Kenapa? Karena jikalau kekurangan cairan, kulit otomatis mengirim sinyal ke kelenjar minyak untuk memproduksi lebih banyak minyak sebagai mekanisme pertahanan. Oleh karenanya penggunaan pelembap atau moisturizer harus dilakukan tidak hanya untuk si kulit kering melainkan juga bagi pemilik kulit berminyak, dan normal, terang dr. Adelia ketika ditemui di acara peluncuran ECLA C-Lite di Jakarta pada minggu lalu.

(Depositphotos)

(Depositphotos)

Maka dari itu, dr. Refla menyebut bahwa perawatan untuk kulit kering dan kulit dehidrasi tidaklah sama. Umumnya untuk kulit kering disarankan memakai produk perawatan kecantikan berbahan dasar minyak atau emolien serta menghindari produk yang mengandung alkohol. Sementara untuk kulit dehidrasi, saya sarankan memakai produk perawatan kecantikan berbahan dasar air serta pelembap yang mengandung asam hialuronat, sarannya.

dr. Adelia menambahkan, selain memilih dan memakai produk perawatan kecantikan yang tepat, kulit dehidrasi juga membutuhkan perawatan dari dalam. Ubahlah gaya hidup Kamu menjadi lebih sehat. Salah satu cara yang mudah merupakan mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh dengan cara rajin mengonsumsi air putih. Selanjutnya, pastikan Kamu mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang mengandung banyak air, vitamin, dan mineral. Ini sangat membantu mengatasi dehidrasi, sarannya.

Para dokter ini juga menyarankan agar Kamu mengurangi konsumsi minuman dengan kandungan kafein tinggi seperti kopi dan soda. Jenis minuman ini meningkatkan volume urine sehingga intensitas buang air kecil meningkat. Walhasil, kadar air dalam tubuh pun berkurang.

(ages)

Rekomendasi

Comments