Penjual Koran Redam Kerusuhan, Prajurit TNI 4 Hari Susuri Rimba Papua

Sepakbola

Sports / Sepakbola

Penjual Koran Redam Kerusuhan, Prajurit TNI 4 Hari Susuri Rimba Papua

Penjual Koran Redam Kerusuhan, Prajurit TNI 4 Hari Susuri Rimba Papua

KEPONEWS.COM - Penjual Koran Redam Kerusuhan, Prajurit TNI 4 Hari Susuri Rimba Papua Beberapa waktu lalu situasi di Jakarta mencekam, kerusuhan pecah dalam rangkaian unjukrasa penolakan Omnibus Law Cipta Kerja, sejumlah fasilitas umum dirusak dan dibakar massa tak dikenal yang menungg...

Beberapa waktu lalu situasi di Jakarta mencekam, kerusuhan pecah dalam rangkaian unjukrasa penolakan Omnibus Law Cipta Kerja, sejumlah fasilitas umum dirusak dan dibakar massa tak dikenal yang menunggangi aksi demonstrasi.

Petugas keamanan dibuat kewalahan dengan aksi perusuh, apalagi setelah beberapa pos milik kepolisian dibakar massa perusuh.

Lima hari berselang, tepatnya 13 Oktober 2020, perusuh yang diduga kuat ialah massa bayaran kembali berbuat ulah. Kali ini mereka membonceng massa ormas, perusuh mulai beraksi setelah demonstrasi mundur dari arena aksi.

Nah, kalian pasti ingin tahukan kelanjutan ceritanya seperti apa? Simak kelanjutannya dengan klik link di bawah ini ya.

Tak Disangka Penjual Koran Itu Mayjen TNI yang Redam Kerusuhan Jakarta

VIVA Militer: TNI amankan Jakarta dari kerusuhan.

Usaha prajurit Tentara Nasional Indonesia, untuk menjaga kedaulatan Indonesia, dari gangguan keamanan, benar-benar patut diacungi jempol.

Bagaimana tidak, hanya demi menemukan patok batas kedaulatan RI, 15 prajurit TNI rela bertaruhnya menyusuri hutan berbahaya di pedalaman Papua.

Hal itulah yang baru dilakukan sebanyak 15 prajurit TNI dari Satuan Tugas Batalyon Infanteri Mekanis 516/Caraka Yudha. Mereka telah melakukan perjalanan panjang dan melelahkan untuk sampai ke patok perbatasan RI dengan PNG di Patok MM. 7.7.

Pasti kalian mau tahukan seperti apa usaha para prajurit Yonif 516/CY? Pastikan kalian klik link di bawah ini ya.

4 Hari Jalan Kaki di Rimba Papua, Prajurit TNI Temukan Bukti NKRI

VIVA Militer: Satgas Yonif Mekanis 516/Caraka Yudha

Informasi sedih kembali menyelimuti Korps TNI Angkatan Darat. Pada hari Minggu, 18 Oktober 2020 kemarin, Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) TNI AD kehilangan seorang prajurit yang cukup berarti bagi Korps Kostrad, yaitu Mantan Panglima Kostrad, Letjen TNI (Purn) Hadi Waluyo.

Mantan Pangkostrad ke-28 itu wafat pada hari Minggu malam sekitar pukul 19.00 WIB di Rumah Sakit Darmo Jalan Raya Darmo Surabaya setelah menjalani perawatan karena sakit yang lama dideritanya.

Yuk simak kelanjutan cerita mengenai sosok mantan Panglima Kostrad, Letjen TNI (Purn) Hadi Waluyo, dengan klik link di bawah ini.

Pangkostrad Era SBY Wafat,Letjen TNI Eko Berikan Penghormatan Terakhir

VIVA Militer : Pangkostrad hadiri pemakaman Letjen TNI (Purn) Hadi Waluyo

Tentara Nasional Indonesia berduka cita, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) TNI ke-28 Letnan Jenderal Hadi Waluyo meninggal dunia.

Berdasarkan siaran resmi yang didapatkan VIVA Militer, Letjen Hadi tutup usai dalam perawatan di Rumah Sakit Darmo, Surabaya, Jawa Timur, karena sakit pada Minggu 18 Oktober 2020.

Jenazah Letjen hadi dikebumikan dengan upacara militer di Taman Makam Pahlawan 10 November Surabaya.

Gosip mengenai kepergian sosok Letjen TNI (Purn) Hadi Waluyo, nampaknya menjadi pilihan pembaca setia VIVA Militer kali ini. Nah, untuk kalian yang ingin tahu kelanjutannya bisa klik link di bawah ini ya.

TNI Berduka, Letnan Jenderal Hadi Waluyo Meninggal Dunia

VIVA Militer: Suasana pemakaman Letjen Hadi Waluyo.

Kerugian besar diterima pasukan Angkatan Bersenjata Armenia dalam perang di Nagorno-Karabakh (Artsakh) melawan pasukan Azerbaijan. Kementerian Pertahanan Azerbaijan memastikan, ribuan tentara Armenia tewas dan terluka dalam pertempuran.

Kabar terbaru yang diperoleh VIVA Militer dari Ekspresi dominan.az, sebuah resimen Angkatan Bersenjata Armenia menolak dikerahkan ke garis depan. Tewasnya ribuan tentara dan unit artileri yang hancur, membuat resimen senjata bermotor ke-527 Angkatan Bersenjata Armenia tak mau berperang lagi.

Lagi-lagi informasi mengenai Armenia dan Azerbaijan, kembali masuk dalam jajaran gosip terpopuler kali ini. Seperti apa sih kelanjutan cerita dua negara yang sedang berperang ini? Simak dengan klik link di bawah ini.

Nyalinya Ciut, Resimen Tentara Armenia Ogah Ikut Perang Lagi

VIVA Militer: Pasukan Angkatan Bersenjata Armenia

Demikian 5 berita terpopuler VIVA Militer edisi Senin 19 Oktober 2020. Nantikan rangkuman 5 top berita selanjutnya ya. Dan ikuti berita terhangat, terpanas dan paling update seputar dunia militer di akun-akun sosmed VIVA Militer. Lengkap kok ada di Twitter, Instagram dan Facebook.

Tentara Bunuh Bayi, Jenderal Akar Ngamuk

Comments