Penemu Proses Fraksinasi Sel - Albert Claude

Tokoh

Ragam / Tokoh

Penemu Proses Fraksinasi Sel - Albert Claude

Penemu Proses Fraksinasi Sel - Albert Claude

KEPONEWS.COM - Penemu Proses Fraksinasi Sel - Albert Claude Fraksinasi sel merupakan teknik untuk memisahkan bagian-bagian sel. Secara umum, teknik ini melibatkan homogenisasi, yaitu pemecahan sel secara halus. Fraksinasi sel memungkinkan para ilmuwan untuk me...

Fraksinasi sel merupakan teknik untuk memisahkan bagian-bagian sel. Secara umum, teknik ini melibatkan homogenisasi, yaitu pemecahan sel secara halus. Fraksinasi sel memungkinkan para ilmuwan untuk mendapatkan komponen tertentu sel dalam jumlah besar dan mengidentifikasi fungsinya. Teknik ini pertama kali dikembangkan dan diperkenalkan sekitar tahun 1930 - 1940 oleh Albert Claude. Penemu Proses Fraksinasi Sel - Albert ClaudeAlbert Claude Albert Claude merupakan spesialis biologi sel yang mendapatkan Nobel Kedokteran / Fisiologi untuk penemuannya mengenai fungsi khusus banyak sekali struktur di dalam sel pada tahun 1974 bersama George Emil Palade dari Amerika dan Christian Rene de Duve dari Belgia. Albert Claude dilahirkan di Longlier, Belgia, pada tanggal 24 Agustus 1899. Tahun 1922 Claude memulai studinya di University of Liege's School of Medicine. Di kampus ini dia melakukan penelitian wacana sel tumor dan mendapatkan gelar Doktor pada tahun 1928.
Pada tahun 1929, Claude diundang ke Rockefeller Institute for Medical Research (sekarang Rockefeller University) di New York untuk mengerjakan sebuah proyek. Dia melakukan isolasi pada The Rous Sarcoma Virus, yang menyebabkan tumor pada ayam. Dia juga mengembangkan suatu metode untuk pemisahan komponen sel dari ukuran berbeda bentuk dan kepadatannya menggunakan sebuah alat yang dinamakan centrifuge yang berputar dengan kecepatan tinggi dan menyalurkan berlapis-lapis material. Komponen sel pada setiap lapisan mencakup nukleus, sitoplasma, dan organel khusus yang mencakup mitokondria dan ribosom. Dia ialah orang pertama yang mengidentifikasi mitokondria sebagai pusat untuk memproduksi sel.
Claude pernah menjadi Direktur Jules Bordet Institute for Cancer Research and Treatment dan Professor Emeritus Fakultas Kedokteran di University of Brussels, Belgia. Dia juga menjadi Professor di Rockefeller University, New York, Professor di Universite Chatolique de Louvain, Belgia, serta Direktur Laboratoire de Biologie Cellulaire et Concerologie di Universite Catholique de Louvain, Belgia.
Albert Claude meninggal dunia pada tanggal 22 Mei 1983 di usianya yang ke 84 tahun.


loading...

Comments