Penemu Pesawat Terbang - Orville Wright dan Wilbur Wright

Tokoh

Ragam / Tokoh

Penemu Pesawat Terbang - Orville Wright dan Wilbur Wright

Penemu Pesawat Terbang - Orville Wright dan Wilbur Wright

KEPONEWS.COM - Penemu Pesawat Terbang - Orville Wright dan Wilbur Wright Pesawat terbang ialah pesawat udara yang lebih berat daripada udara , bersayap tetap, dan tetap terbang dengan tenaga sendiri. Secara umum, pesawat terbang sering juga disebut dengan pesawat udara ata...

Pesawat terbang ialah pesawat udara yang lebih berat daripada udara , bersayap tetap, dan tetap terbang dengan tenaga sendiri. Secara umum, pesawat terbang sering juga disebut dengan pesawat udara ataupun kapal terbang. Atau bisa dikatakan sebagai kendaraan yang bisa terbang di atmosfer atau udara. Namun dalam dunia penerbangan, pesawat terbang berbeda dengan pesawat udara. Istilah pesawat udara lebih luas pengertiannya karena sudah mencakup pesawat terbang dan helikopter. Penemu Pesawat Terbang - Orville Wright dan Wilbur WrightOrville Wright dan Wilbur Wright Tahukah anda siapa penemu pesawat terbang pertama di dunia? Dia merupakan Orville Wright dan Wilbur Wright. Wilbur Wright lahir pada tanggal 16 April 1867 di kota Millville, Indiana, dan Wilbur Wright lahir pada tanggal 19 Agustus 1871 di kota Dayton, Ohio. Keduanya merupakan kakak beradik yang bekerjasama untuk menciptakan pesawat terbang pertama di dunia. Ayahnya, Milton Wright ialah seorang pendeta. Keduanya pernah mengenyam bangku perguruan tinggi, namun tidak pernah menyelesaikannya.
Wright bersaudara tidak langsung menjadi peneliti pesawat terbang. Pada tahun 1892, mereka membuka toko yang menjual, memperbaiki, dan membuat sepeda. Dari usaha tersebut, Wright bersaudara memperoleh dana untuk menyelidiki masalah pesawat terbang. Mereka mulai bekerja kearah penerbangan semenjak tahun 1899. Mereka tertarik dengan gagasan menerbangkan manusia ke udara. Meski pada saat itu pesawat terbang belum berhasil diciptakan, namun sudah ada beberapa orang yang berusaha menyelidiki ihwal penerbangan seperti Otto Lilienthal, Oktave Chanute, dan Samuel P. Langley. Wright bersaudara membaca karya-karya mereka. Dan pada tahun 1899, mereka mulai melakukan percobaan-percobaan sendiri. Pada awalnya, mereka mengamati cara kerja layang-layang dan mulai menciptakan pesawat peluncur. Pada tahun 1901 dan 1902, mereka sudah berhasil menciptakan peluncur dan melakukan uji coba penerbangan dengan pesawat peluncur itu.
Pengalaman mengudara dengan menggunakan pesawat peluncur merupakan inti keberhasilan Wright bersaudara. Orang-orang yang mencoba membuat pesawat sebelumnya berpikir bahwa masalah pokok pada pesawat ialah bagaimana cara pesawat tinggal landas. Namun Wright bersaudara menyadari bahwa yang menjadi masalah pokok ialah bagaimana mengawasi pesawat sesudah berada di udara. Karena itu lebih memperhatikan bagaimana mencapai kestabilan pesawat ketika sudah terbang.
Untuk menyempurnakan hasil ciptaannya, Wright bersaudara juga menciptakan sayap, baling-baling, dan mesin sendiri. Mereka menggunakan bakat, kecerdasan, dan keterampilan mereka untuk mengolah teknologi yang sudah ada saat itu untuk menciptakan pesawat terbang.
Pada tahun 1903, mereka berhasil menciptakan pesawat terbang pertamanya yang diberi nama Flyer I. Pesawat ini memiliki sayap sepanjang 40 kaki dengan kekuatan mesin sebesar 12 tenaga kuda, dan memiliki berat sekitar 750 pon. Biaya pembuatannya memakan ongkos kurang dari 1000 dolar. Pesawat tersebut hingga kini masih ada dan tersimpan di Museum Dirgantara Waghington DC, Amerika. Tanggal 17 Desember 1903, mereka melakukan uji coba yang pertama di Kill Devil Hill, dekat Kitty Hawk, Carolina Utara. Uji coba ini disaksikan oleh lima orang. Uji coba pertama dilakukan oleh Orville Wright yang berhasil terbang selama 12 detik dan menempuh jarak 36 meter. Ini ialah penerbangan pesawat yang pertama kali di dunia. Penerbangan kedua dilakukan oleh Wilbur Wright yang berhasil mengangkasa selama 59 detik dan mencapai jarak 251 meter. Meskipun ini ialah peristiwa fenomenal dan mengubah sejarah dunia, namun anehnya tidak banyak orang yang menaruh perhatian terhadap penemuan ini. Sedikit sekali surat kabar yang memberitakan penemuan Wright bersaudara.
Pada tahun 1908, akhirnya mereka berhasil menghilangkan kebimbangan dan ketidakpercayaan masyarakat. Wilbur Wright menerbangkan pesawatnya ke Prancis dan membuat demosntrasi akrobatik di udara. Sementara itu Orville Wright melakukan hal yang sama di Amerika Serikat. Mereka juga mengorganisir perusahaan untuk memasarkan hasil ciptaannya.
Wilbur Wright meninggal dunia pada umur 45 tahun yang akan terjadi penyakit tifus. Dia meninggal pada tanggal 30 Mei 1912 di Dayton, Ohio. Pada tahun 1915, Setelah kematian kakaknya, Orville menjadi Presiden Wright Company. Tetapi semenjak 1915, dia lebih tertarik untuk menekuni riset penerbangan. Orville Wright menjual saham-sahamnya ke suatu perusahaan, dan meninggal pada tanggal 30 Januari 1948 di Dayton, Ohio. Semasa hidupnya, Orville tercatat sebagai anggota Komite Penasihat Aeronautika Nasional Amerika.

Comments