Peneliti Temukan 2.040 Aplikasi di Google Play Store Berbahaya

Tekno & Gadget

Updates / Tekno & Gadget

Peneliti Temukan 2.040 Aplikasi di Google Play Store Berbahaya

Peneliti Temukan 2.040 Aplikasi di Google Play Store Berbahaya

KEPONEWS.COM - Peneliti Temukan 2.040 Aplikasi di Google Play Store Berbahaya SOLO Suatu hasil penelitian yang dilakukan selama dua tahun terakhir menemukan sekitar 2.040 software digital di Google Play Store berbahaya. Beberapa software smartphone tersebut dilengkapi surat...
Loading...

SOLO Suatu hasil penelitian yang dilakukan selama dua tahun terakhir menemukan sekitar 2.040 software digital di Google Play Store berbahaya. Beberapa software smartphone tersebut dilengkapi surat izin yang mencurigakan. Ironisnya, sejumlah software itu cukup populer dan banyak digunakan.

Hasil penelitian yang dilakukan tim dari University of Sydney, Australia, serta Data 61 dari CSIRO menemukan sekitar satu juta software smartphone palsu memang tidak terdeteksi malware. Namun, software digital itu butuh izin untuk mengakses data yang tidak ada hubungannya dengan usaha mereka.

Dikutip dari GSM Arena, Kamis (27/6/2019), peneliti memakai mesin khusus untuk menyaring software digital berbahaya di Google Play Store. Hasilnya, sekitar 7.246 software smartphone ditandai sebagai kategori berbahaya. Sementara 2.040 di antaranya dinyatakan palsu dan berisiko tinggi.

Ada 2.040 aplikasi berbahaya di Google Play Store

Terindikasi Malware, Google PlayStore Hapus 13 Software Berbahaya

Peneliti juga menemukan 1.565 software digital yang mencurigakan. Selanjutnya, ada 1.407 software smartphone yang tidak nyaman digunakan karena terlalu banyak menampilkan iklan dari pihak ketiga. Banyak sekali software yang dilaporkan dalam hasil penelitian tersebut kini telah dihapus oleh tim Google.

Google menyebut laporan perihal software yang ditolak meningkat sekitar 55 persen dibandingkan 2018 lalu. Sementara jumlah software yang ditangguhkan juga meningkat, menjadi 66 persen. Sayangnya, Google tidak memperinci software mana saja yang masuk kategori berbahaya tersebut.

Diam-Diam Game Smartphone Rekam Aktivitas Pengguna

(ahl)

Comments