Pemerintah Siap Datangkan Desainer dari Jerman demi Naikkan Ekspor

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Siap Datangkan Desainer dari Jerman demi Naikkan Ekspor

Pemerintah Siap Datangkan Desainer dari Jerman demi Naikkan Ekspor

KEPONEWS.COM - Pemerintah Siap Datangkan Desainer dari Jerman demi Naikkan Ekspor JAKARTA - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, potensi industri kreatif kerajinan tangan Indonesia sangat besar sekali. Namun sayangnya, ekspor produk kerajinan tangan asal Indonesia i...
Loading...

JAKARTA - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, potensi industri kreatif kerajinan tangan Indonesia sangat besar sekali. Namun sayangnya, ekspor produk kerajinan tangan asal Indonesia ini baru menyentuh USD13 juta atau sekitar 1,26% dari pangsa pasar dunia.

Menurut Airlangga,ada dua masalah utama yang menjadi masalah dari produk kerajinan tangan Indonesia. Kedua tantangan tersebut merupakan masalah pendanaan dan juga masalah desain.

"Mereka membutuhkan desain pendamping dan akses pendanaan. Khusus berkaitan dengan ekspor kebijakan yang diambil ialah lembaga pembiayaan ekspor," ujarnya saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Ekspor Mainan Indonesia Tembus Rp4,4 Triliun, Ada Barbie hingga Mobil Mini

Sementara itu Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKM) Kementerian perindustrian Gati Wibawaningsih mengatakan untuk masalah desain pendamping memang sangat diharapkan. Ini bertujuan untuk mengetahui desain seperti apa yang dibutuhkan dan disukai oleh pasar internasional.

"Untuk mengetahui desainer luar yang potensial untuk pasar Indonesia di luar negeri," ucapnya.

Oleh karena itu ke depannya pemerintah akan mengundang beberapa desainer produk dari negara lain untuk memberikan bimbingan teknis kepada para pelaku di dalam negeri. Salah satu yang akan diundang merupakan desainer asal Jerman.

"Nanti kita undang desainernya ini kan tahun lalu kami sudah kerjasama dengan Jerman untuk desain ini belum terealisasi saya harapkan tahun ini terealisasi," jelasnya.

menperin

Sementara itu untuk upaya lainnya ialah, pihaknya akan merapatkan barisan dengan Kementerian Perdagangan. Alasannya adalah, urusan ekspor dan impor sendiri merupakan kebijakan dari Kementerian Perdagangan.

"Ini harus kerjasama dengan kementerian Luar negeri kita harus kerjasama dengan Kementerian perdagangan untuk mengetahui desainer luar yang potensial untuk pasar Indonesia di dalam negeri," ucap Gati.

Sementara untuk sektor pembiayaan lanjut Gati, Kementerian perindustrian sudah melakukan kerjasama dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Lewat kerjasama ini seluruh produk IKM dalam negeri yang ingin ekspor akan dibantu dan difasilitasi oleh LPEI tanpa ada batasan biaya.

"Untuk pembiayaan tentu saja yang produksi banyak biaya penting. Nah kita punya LPEI kan yang kami dari Ditjen IKM sudah MoU nanti tinggal menindaklanjuti MoU saja. Selama ini kita kerjasama sih mereka melakukan digitalisasi. Gada nominalnya sebanyak-banyaknya saja. Jadi sebanyak mungkin," jelas Gati.

(kmj)

Loading...

Comments