Pemecatan Massal di China Imbas Ratusan Orang di Penjara Terinfeksi Corona

Internasional

News / Internasional

Pemecatan Massal di China Imbas Ratusan Orang di Penjara Terinfeksi Corona

Pemecatan Massal di China Imbas Ratusan Orang di Penjara Terinfeksi Corona

KEPONEWS.COM - Pemecatan Massal di China Imbas Ratusan Orang di Penjara Terinfeksi Corona AFP/STR Seorang paramedis Laboratorium memegang sampel virus di laboratorium Hengyang, Provinsi Henan, China, Rabu (19/02/2020). Data terakhir tercatat korban tewas karena epidemi virus coronavirus C...
Pemecatan Massal di China Imbas Ratusan Orang di Penjara Terinfeksi Corona

AFP/STR

Seorang paramedis Laboratorium memegang sampel virus di laboratorium Hengyang, Provinsi Henan, China, Rabu (19/02/2020). Data terakhir tercatat korban tewas karena epidemi virus coronavirus COVID-19 melonjak menjadi 2.112 dan pada Kamis (20/02/2020) ada 108 orang lagi meninggal di Provinsi Hubei, Kota pusat penyebaran yang paling parah dari wabah Corona tersebut. (STR/AFP)/China OUT

JAKARTA - Virus corona telah menginfeksi 234 orang di dua penjara yang terletak di luar Provinsi Hubei tempat mewabahnya virus corona dan pihak yang bertanggung jawab telah dipecat, Jumat (21/2/2020).

Dilansir Channel News Asia, infeksi ditemukan dalam dua penjara di utara Provinsi Shandong dan timur Provinsi Zhejiang.

Pihak berwenang telah mendepak kepala departemen kehakiman Shandong setelah penyebaran virus corona terdeteksi di penjara Rencheng, Kota Jining.

Secara total, 207 orang dalam penjara telah positif terinfeksi.

Penjara Rencheng mendeteksi kasus pertama yang menjangkiti petugas penjara pada 13 Februari 2020.

Kerinduan Adik Ashraf Sinclair pada sang Kakak, Adam Sinclair: Aku Merindukanmu Selamanya

Siswa SMPN 1 Turi Sleman Hanyut, Pakar dari UGM Sebut Susur Sungai Bukan untuk Anak dan Remaja

Atas kejadian itu, pihak berwenang mengatakan juga telah memecat tujuh petugas penjara lain.

"Penyebaran wabah ini menunjukkan beberapa departemen buruk dalam melaksanakan tugas mereka, kerja mereka tidak solid dan langkah pencegahan terhadap wabah dinilai tidak akurat," kata Wakil Sekretaris Jenderal Pemerintah Provinsi Shandong Yu Chenghe, seperti dikutip dari Channel News Asia.

Berdasarkan surat kabar Hubei Daily, Provinsi Hubei menemukan total 271 kasus di dua penjara, termasuk 230 di penjara wanita Wuhan.

Petinggi di penjara wanita itu juga telah dipecat karena gagal mengontrol penyebaran virus tersebut.

Sementara di Provinsi Zhejiang, 27 narapidana ditemukan positif terinfeksi dalam penjara pada minggu ini.

Comments