Pembunuh Bayaran di China Saling Sewa Untuk Habisi Nyawa Targetnya, Begini Kasusnya Terungkap

Internasional

News / Internasional

Pembunuh Bayaran di China Saling Sewa Untuk Habisi Nyawa Targetnya, Begini Kasusnya Terungkap

Pembunuh Bayaran di China Saling Sewa Untuk Habisi Nyawa Targetnya, Begini Kasusnya Terungkap

KEPONEWS.COM - Pembunuh Bayaran di China Saling Sewa Untuk Habisi Nyawa Targetnya, Begini Kasusnya Terungkap NANNING - Kasus upaya pembunuhan di Guangxi, China, terungkap setelah targetnya melapor kepada aparat kepolisian. Dari laporan tersebut, terungkap bila upaya pembunuhan tersebut mempunyai rantai yang...
Loading...

NANNING - Kasus upaya pembunuhan di Guangxi, China, terungkap setelah targetnya melapor kepada aparat kepolisian.

Dari laporan tersebut, terungkap bila upaya pembunuhan tersebut mempunyai rantai yang panjang karena para pembunuh bayaran berusaha saling menyewa untuk menghabisi nyawa targetnya.

Akibatnya sejumlah pembunuh bayaran tersebut dijatuhi hukum penjara.

Kasus bermula saat pengusaha Tan Yaouhui menyewa hitman untuk "melenyapkan" saingannya dengan nilai kontrak 282.000 dollar AS atau sekitar Rp 3,9 miliar.

Lewis Hamilton Berusaha Merendah Jelang Menghadapi F1 GP Meksiko 2019

Namun, si pembunuh bayaran itu ternyata menyewa orang lain, dengan kontrak yang telah dikurangi sebesar 141.000 dollar AS atau Rp 1,9 miliar.

Setelah itu seperti diberitakan BBC Selasa (22/10/2019), para pembunuh bayaran itu saling menyewa untuk melenyapkan targetnya.

Hingga akhirnya eksekutor yang terakhir menemui calon korban, yang diidentifikasi hanya bermarga Wei di kafe, dan memberikan kematian palsu.

Penjelasan LIPI Terkait Temuan Ikan Bertuliskan Kata Ambon di Menakutkan Barat

Keenam terdakwa, lima pembunuh bayaran dan Tan, terbukti bersalah atas percobaan pembunuhan dalam pengadilan di Nanning yang berlangsung tiga tahun terakhir.

Saga dari algojo itu awalnya terjadi pada 2013.

Saat itu, Wei mengambil langkah hukum perusahaan yang dikelola Tan dalam sebuah perselisihan.

Pembunuh Bayaran di China Saling Sewa Untuk Habisi Nyawa Targetnya, Begini Kasusnya Terungkap

Comments