Peduli Sampah Tekstil, Sejauh Mata Memandang Gelar Pameran Bumi Rumah Kita

Lifestyle & Fashion

Life & Style / Lifestyle & Fashion

Peduli Sampah Tekstil, Sejauh Mata Memandang Gelar Pameran Bumi Rumah Kita

Peduli Sampah Tekstil, Sejauh Mata Memandang Gelar Pameran Bumi Rumah Kita

KEPONEWS.COM - Peduli Sampah Tekstil, Sejauh Mata Memandang Gelar Pameran Bumi Rumah Kita Topik mengenai permasalahan sampah rasanya masih hangat untuk diperbincangkan saat ini, mengingat bahwa penimbunan sampah akan terus meningkat seiring dengan pertambahan penduduk Indonesia dan pola ko...

Topik mengenai permasalahan sampah rasanya masih hangat untuk diperbincangkan saat ini, mengingat bahwa penimbunan sampah akan terus meningkat seiring dengan pertambahan penduduk Indonesia dan pola konsumsi yang tidak benar. Dan salah satu yang menjadi perhatian Sejauh Mata Memandang (SMM) ialah sampah tekstil sebagai hasil limbah industri fesyen.

Chitra Subyakto, Pendiri dan Direktur Kreatif SMM memaparkan Perhatian khusus yang memicu Sejauh Mata Memandang untuk terus berkarya, salah satunya ialah fakta menyedihkan mengenai keadaan bumi yang kini darurat sampah, khususnya Indonesia, dengan timbunan sampah per tahun yang mencapai 13 juta ton. Ditambah lagi, dari banyaknya timbunan sampah setiap tahunnya, sebesar 46% sampah ternyata masih tidak terkelola. Oleh karena itu, kami secara konsisten menggelar banyak sekali inisiatif yang memungkinkan setiap orang untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah yang bertanggung jawab sekaligus dapat menyelamatkan bumi.

Inisiatif Sejauh Mata Memandang (SMM) dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi sampah, khususnya sampah tekstil, ditunjukkan dalam pameran dengan tajuk Bumi Rumah Kita . Didukung penuh oleh Wardah & Taco, juga bekerja sama dengan Senayan City, pameran ini digelar di Senayan City Lantai 1, Jakarta Pusat, dari 29 April - 1 Agustus ini 2021.

Pameran ini melibatkan masyarakat untuk bersama-sama mengubah perilaku, menciptakan ekosistem, dan menjadi komunitas yang ramah lingkungan dengan berdasarkan 4 prinsip, yaitu (1) kurangi, (2) gunakan kembali, (3) daur ulang, dan (4) terbarukan.

Najelaa Shihab Sebut Kesadaran Menjaga Lingkungan Bagian dari Kecerdasan

Drop box di Pameran Bumi Rumah Kita. (Dok. SMM)Drop box di Pameran Bumi Rumah Kita. (Dok. SMM)

Pameran Bumi Rumah Kita merupakan implikasi dari tekad SMM untuk berkontribusi dalam membuat dunia lebih ramah lingkungan. Selama pameran berlangsung SMM menyediakan area dropbox, dimana setiap pengunjung dapat memasukan sampah seperti styrofoam, kantong plastik, bubble wrap, botol plastik (pet), sachet, sampah kertas bekas (majalah, koran, buku, kardus), kemasan kaleng, makanan kaleng, alumunium, sampah produk kecantikan, dan sampah tekstil untuk upcycle dan recycle.

Jaclyn Halim, GM Leasing & Marketing Communications Senayan City, mengatakan pihaknya senang dapat kembali berkolaborasi dengan Sejauh Mata Memandang. Hal ini karena program yang diadakan oleh Sejauh Mata Memandang dalam Pameran Bumi Rumah Kita sejalan dengan #SCCONSCIOUS, sebuah kampanye yang dijalankan oleh Senayan City untuk terus mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan lingkungan melalui gaya hidup yang lebih baik.

Sejauh Mata Memandang Gelar Pameran Bumi Rumah Kita. (Dok. SMM)Sejauh Mata Memandang Gelar Pameran Bumi Rumah Kita. (Dok. SMM)

Pada pameran ini, SMM juga berkolaborasi dengan generasi muda Indonesia untuk menciptakan inovasi dari pengolahan sampah, antara lain; (1) Rekosistem sebagai partner dalam mendistribusikan dan mengolah sampah yang terkumpul pada pameran Bumi Rumah Kita, masyarakat juga dapat melakukan partisipasinya dengan mengirimkan langsung sampah anorganiknya dengan memakai software Rekosistem agar nantinya dapat didaur ulang. (2) Rebricks juga berkontribusi dengan menciptakan inovasi dalam mendaur ulang sampah sachet menjadi paving block, (3) Mortier mendaur ulang tutup botol menjadi meja, rumah rio, rumah tanaman, dan kursi, serta (4) Alvin T yang mendayagunakan ulang sampah tekstil dan kayu bekas menjadi furniture baru, (5) Setali mendayagunakan ulang sampah tekstil menjadi karpet anyam, dan (6) Pable yang mendaur ulang sampah tekstil menjadi bahan baru.

Chitra menambahkan bahwa setiap pembelian satu baju dari Sejauh Mata Memandang, konsumen telah berkontribusi membantu menyelamatkan lingkungan dengan ikut menanam 1 pohon di Hutan Lindung Leuser, Aceh.

Koleksi Daur dari SMM meliputi jenis produk yang cukup beragam, seperti selop, tas serbaguna, bantal, masker kain, topi, dan koleksi pakaian daur.

Ini Cara Mengajak Anak Peduli Lingkungan Semenjak Dini

Selain itu, SMM juga menghadirkan Bingkisan Hari Raya yang meliputi Bingkisan Raya, Bingkisan Fitri, dan Sayang Sandang Sayang Alam. Setiap bingkisannya mengajak pecinta SMM untuk semakin bijak dalam mengkonsumsi produk, khususnya produk fesyen berkelanjutan yang diharapkan dapat mengurangi limbah tekstil.

Comments