Pasien Sembuh Virus Corona Mencapai Angka 10.610, WHO Sebut Hal Wajar

Internasional

News / Internasional

Pasien Sembuh Virus Corona Mencapai Angka 10.610, WHO Sebut Hal Wajar

Pasien Sembuh Virus Corona Mencapai Angka 10.610, WHO Sebut Hal Wajar

KEPONEWS.COM - Pasien Sembuh Virus Corona Mencapai Angka 10.610, WHO Sebut Hal Wajar Perkembangan terbaru kasus virus corona di China dan seluruh dunia, pasien sembuh tembus angka 10.610. Jumlah pasien sembuh ini sejalan juga dengan meningkatnya angka pasien meninggal dunia yang menca...

Perkembangan terbaru kasus virus corona di China dan seluruh dunia, pasien sembuh tembus angka 10.610.

Jumlah pasien sembuh ini sejalan juga dengan meningkatnya angka pasien meninggal dunia yang mencapai 1775 pasien.

Kabar terbaru ini menambah angka jumlah pasien terinfeksi dengan total 71.326 kasus.

Laporan per hari dari Komisi Kesehatan Nasional China, dilansir SCMP, Senin (17/2/2020) merupakan data terbaru perihal penyebaran virus corona yang telah menyebar ke lebih dari 22 negara.

Organisasi kesehatan dunia / World Health Organization (WHO) sebelumnya pada Sabtu, (8/2), sempat mengatakan bahwa kenaikan angka ini merupakan hal yang wajar.

Sementara pihak China sendiri sampai isu ini dibuat masih terus berupaya mengatasi wabah yang menjadi sorotan dunia.

Disneyland Hong Kong Pinjamkan Lahan Seluas 60 Hektar untuk Fasilitas Karantina Pasien Corona

File foto ini diambil pada 30 Januari 2020 yang memperlihatkan seorang pria yang mengenakan sungkup muka melewati seorang lelaki tua pingsan dan meninggal di trotoar di sepanjang jalan dekat sebuah rumah sakit di Wuhan. File foto ini diambil pada 30 Januari 2020 yang memperlihatkan seorang pria yang mengenakan sungkup muka melewati seorang lelaki tua pingsan dan meninggal di trotoar di sepanjang jalan dekat sebuah rumah sakit di Wuhan. (HECTOR RETAMAL / AFP)

China Terus Lawan Virus Corona

Presiden Xi Jinping menggelar pertemuan dengan staf medis dan pasien di Beijing pada Senin (10/2/2020).

Dalam pertemuan itu, Xi yang menyebut patogen itu sebagai 'Iblis' menyatakan perlunya kebijakan lebih kuat untuk mencegah penyebaran.

Dari kantor Badan Kesehatan Dunia (WHO), sebuah tim pakar diberangkatkan dan mendarat di Beijing pada Senin malam waktu setempat.

HALAMAN SELANJUTNYA ----------->

Comments