Pasca Rusuh Capitol, Donald Trump Sebut Upaya Pemakzulan Dirinya Berbahaya Bagi AS

Internasional

News / Internasional

Pasca Rusuh Capitol, Donald Trump Sebut Upaya Pemakzulan Dirinya Berbahaya Bagi AS

Pasca Rusuh Capitol, Donald Trump Sebut Upaya Pemakzulan Dirinya Berbahaya Bagi AS

KEPONEWS.COM - Pasca Rusuh Capitol, Donald Trump Sebut Upaya Pemakzulan Dirinya Berbahaya Bagi AS Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkritik upaya legislator untuk memakzulkan jabatan kepresidenan di hari-hari terakhirnya. Rabu, 13 Januari 2021 10:13 WIB Brendan Sm...

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkritik upaya legislator untuk memakzulkan jabatan kepresidenan di hari-hari terakhirnya. Rabu, 13 Januari 2021 10:13 WIB

Brendan Smialowski / AFP

Foto Presiden AS Donald Trump bersama Wakil Presiden AS Mike Pence. Pasca Rusuh Capitol, Trump Sebut Upaya Pemakzulan Dirinya Berbahaya Bagi AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkritik upaya legislator untuk memakzulkan jabatan kepresidenan di hari-hari terakhirnya.

Selama pidato di Alamo, Tezas, Trump mengatakan bahwa diskusi wacana meminta Amandemen ke-25 untuk memakzulkan dirinya dari jabatannya lebih awal bukan resiko bagi Trump, "tetapi akan kembali menghantui Joe Biden dan pemerintahan Biden" dan berbahaya bagi AS.

Mengutip Al Jazeera, tanpa merinci apa dampaknya, Trump menambahkan "seperti ungkapan, berhati-hatilah dengan apa yang Kamu ingini".

Pada Oktober 2020 lalu, DPR dari Partai Demokrat memperkenalkan RUU terkait Amandemen ke-25.

DPR AS Berencana Berikan Vote untuk Pemakzulan Donald Trump, Sepekan Pasca Rusuh di Capitol

Terkait Upaya Pemakzulan Tahap Dua, Donald Trump Tanggapi Begini

Foto Presiden AS Donald Trump bersama Wakil Presiden AS Mike Pence. Pasca Rusuh Capitol, Trump Sebut Upaya Pemakzulan Dirinya Berbahaya Bagi ASFoto Presiden AS Donald Trump bersama Wakil Presiden AS Mike Pence. Pasca Rusuh Capitol, Trump Sebut Upaya Pemakzulan Dirinya Berbahaya Bagi AS (Brendan Smialowski / AFP)

Lalu, Trump men-twit teori tak berdasar bahwa RUU itu terlalu Biden-sentris.

"Crazy Nancy Pelosi tengah melihat Amandemen ke-25 untuk menggantikan Joe Biden dan Kamla Harris," tulis Trump pada 9 Oktober 2020 lalu.

Selasa lalu, Trump juga mengecam upaya Demokrat DPR untuk bergerak maju memakzulkannya dan menyebutnya sebagai 'tipuan'.

Amandemen ke-25 Konstitusi AS menjabarkan prosedur di mana Wakil Presiden dan Kabinet presiden berkumpul untuk melucuti kekuasan presiden, kalau dia tidak dapat lagi menjalankan tugasnya.

Maksudnya merupakan untuk menyiapkan proses (pemakzulan) jikalau presiden menjadi tak berdaya dan tidka bisa lagi "memakai kekuasaan".

Tetapi, beberapa membuat argumen bahwa Amandemen ke-25 dapat digunakan untuk menggulingkan presiden 'nakal', meski belum diuji di pengadilan.

Donald Trump akan Jadi Presiden Pertama AS Hadapi Pemakzulan Kedua

DPR Menekan Mike Pence untuk Mencopot Donald Trump, Pemakzulan Dilakukan Jikalau Wapres Tak Bertindak

Foto Wakil Presiden AS Mike Pence.Foto Wakil Presiden AS Mike Pence. (SAUL LOEB / POOL / AFP) Informasi Terkait

Penulis: Andari Wulan Nugrahani

Editor: Tiara Shelavie

Ikuti kami di BERITA REKOMENDASI "); $("#latestul").append(""); $(".loading").show; var newlast = getLast; $.getJSON("https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?", start: newlast,section:'15',img:'thumb2', function(data) $.each(data.posts, function(key, val) if(val.title) newlast = newlast + 1; newlast = newlast+1; if(val.video) var vthumb = ""; var vtitle = " "; else var vthumb = ""; var vtitle = ""; if(val.thumb) var img = ""+val.title+""+vthumb+""; var milatest = "mr140"; else var img = ""; var milatest = ""; if(val.subtitle) subtitle = ""+val.subtitle+""; else subtitle = ''; if(val.thumb) img = ""+val.title+""+vthumb+""; else img = ''; if(val.c_title) cat = ""+val.c_title+""; else cat = ''; $("#latestul").append(""+img+""); else $("#latestul").append('Tampilkan lainnya'); $("#test3").val("Done"); return false; ); $(".loading").remove; ); else if (getLast > 150) if ($("#ltldmr").length == 0) $("#latestul").append('Tampilkan lainnya'); ); ); function loadmore if ($("#ltldmr").length > 0) $("#ltldmr").remove; var getLast = parseInt($("#latestul > li:last-child").attr("data-sort")); $("#latestul").append(""); $(".loading").show; var newlast = getLast ; if($("#test3").val == 'Done') newlast=0; $.getJSON("https://api.tribunnews.com/ajax/latest", function(data) $.each(data.posts, function(key, val) if(val.title) newlast = newlast+1; if(val.video) var vthumb = ""; var vtitle = " "; else var vthumb = ""; var vtitle = ""; if(val.thumb) var img = ""+val.title+""+vthumb+""; var milatest = "mr140"; else var img = ""; var milatest = ""; if(val.subtitle) subtitle = ""+val.subtitle+""; else subtitle = ''; $("#latestul").append(""+img+""); else return false; ); $(".loading").remove; ); else $.getJSON("https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?", start: newlast,section:sectionid,img:'thumb2',total:'40', function(data) $.each(data.posts, function(key, val) if(val.title) newlast = newlast+1; if(val.video) var vthumb = ""; var vtitle = " "; else var vthumb = ""; var vtitle = ""; if(val.thumb) var img = ""+val.title+""+vthumb+""; var milatest = "mr140"; else var img = ""; var milatest = ""; if(val.subtitle) subtitle = ""+val.subtitle+""; else subtitle = ''; $("#latestul").append(""+img+""); else return false; ); $(".loading").remove; ); BERITA TERKINI

Comments