Pandemi Virus Corona Kikis Nyali dan Mental Arturo Vidal

Sepakbola

Sports / Sepakbola

Pandemi Virus Corona Kikis Nyali dan Mental Arturo Vidal

Pandemi Virus Corona Kikis Nyali dan Mental Arturo Vidal

KEPONEWS.COM - Pandemi Virus Corona Kikis Nyali dan Mental Arturo Vidal Gelandang Barcelona Arturo Vidal mengaku pandemi virus corona yang tengah melanda dunia sangat memengaruhi perasaannya. Vidal tidak menampik bila apa yang terjadi saat ini seakan mengikis keberanianny...

Gelandang Barcelona Arturo Vidal mengaku pandemi virus corona yang tengah melanda dunia sangat memengaruhi perasaannya. Vidal tidak menampik bila apa yang terjadi saat ini seakan mengikis keberaniannya, dan membuatnya sangat khawatir.

"Apa yang saya rasakan sangat aneh. Di rumah setiap hari dan menyaksikan banyak orang meninggal di seluruh dunia. Sangat menakutkan," kata Vidal.

"Saya menjadi khawatir, dan itu konstan saya rasakan. Rasanya seperti mimpi buruk yang menjadi semakin buruk," sambungnya dalam wawancara dengan Canal 13.

"Saya sedih perihal semuanya, karena tidak ada yang tahu kapan pandemi virus corona ini berakhir."

Penampakan sejumlah peti jenazah korban virus corona di Gereja Serina, dekat Bergamo, wilayah bagian utara Italia. (Foto: AFP)Penampakan sejumlah peti jenazah korban virus corona di Gereja Serina, dekat Bergamo, wilayah bagian utara Italia. (Foto: AFP)

Untuk menjaga kebugarannya, Vidal mengaku tetap berolahraga. Pemain 32 tahun itu menjalani skema latihan mandiri sebanyak dua kali sehari yang diberikan staf pelatih Barcelona.

Mempunyai banyak waktu luang, Vidal pun mencoba memanfaatkannya dengan menjalankan program penggalangan dana. Bersama rekannya di tim nasional Chile, Gary Medel, Vidal ingin membantu palang merah di negaranya.

"Saya tetap berlatih dua hari sekali di rumah," aku Vidal.

"Saya tak pernah bayangkan hal ini bisa terjadi. Akan tetapi kita harus saling peduli," pungkasnya.

Tekanan emosional yang dirasakan staf medis kerap terlampau berat. [Paolo Miranda/BBC]Tekanan emosional yang dirasakan staf medis kerap terlampau berat. [Paolo Miranda/BBC]

Hingga Kamis (2/4/2020), jumlah kasus penduduk dunia yang terjangkit virus corona terus bertambah. Saat ini nyaris tercatat satu juta kasus.

Total jumlah kasus virus corona secara global per 2 April 2020, dilansir dari Worldmeters, mencapai 934.245 kasus. Sedangkan jumlah kematian mencapai angka 46.923 orang.

Meski angka kematian terus meningkat, jumlah penderita yang berhasil disembuhkan masih lebih besar. Yaitu sebanyak 193.891 orang.

Comments