Palestina kecam AS soal permukiman Yahudi di Tepi Barat: Ancaman keamanan dengan terapkan 'hukum rimba'

Internasional

News / Internasional

Palestina kecam AS soal permukiman Yahudi di Tepi Barat: Ancaman keamanan dengan terapkan 'hukum rimba'

Palestina kecam AS soal permukiman Yahudi di Tepi Barat: Ancaman keamanan dengan terapkan 'hukum rimba'

KEPONEWS.COM - Palestina kecam AS soal permukiman Yahudi di Tepi Barat: Ancaman keamanan dengan terapkan 'hukum rimba' Palestinia mengecam keputusan Amerika Serikat terkait permukiman Yahudi di daerah yang diduduki di Tepi Barat sebagai tindakan yang bertentangan dengan hukum internasional. Ketua juru runding Palestin...
Loading...

Palestinia mengecam keputusan Amerika Serikat terkait permukiman Yahudi di daerah yang diduduki di Tepi Barat sebagai tindakan yang bertentangan dengan hukum internasional.

Ketua juru runding Palestina Saeb Erekat mengatakan langkah itu mengancam keamanan karena mengganti hukum internasional menjadi "hukum rimba."

Namun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji langkah AS dengan mengatakaan tindakan itu "meluruskan sejarah yang salah."

PBB menganggap permukiman Yahudi di daerah pendudukan sebagai ilegal di bawah hukum internasional.

Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump sebelumnya menyatakan Washington tidak lagi memandang pemukiman Israel di Tepi Barat sebagai pelanggaran hukum internasional.

Neve Yaakov settlement in East JerusalemAFP Israel telah membangun lebih dari 100 permukiman Yahudi di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan status Tepi Barat perlu dinegosiasikan oleh Israel dan Palestina.

Kejahatan perang

Pemerintah Israel menyambut baik perubahan kebijakan AS tersebut, yang berbeda dengan sikap presiden terdahulu, Barack Obama.

Palestina telah lama menyerukan dipindahkannya permukiman tempat sekitar 600.000 orang Yahudi tinggal.

Lahan itu menurut Palestina akan digunakan untuk negara independen di masa depan dan permukiman Yahudi akan membuat rencana mereka tidak memungkinkan.

"Permukiman kolonial Israel di wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, bukan hanya ilegal berdasarkan hukum internasional, namun kejahatan perang," kata Erekat.

Comments