Oknum Perwira Polres Padang Pariaman Dijebloskan ke Sel Tahanan Akibat Aniaya Tiga Bintara

Nasional

News / Nasional

Oknum Perwira Polres Padang Pariaman Dijebloskan ke Sel Tahanan Akibat Aniaya Tiga Bintara

Oknum Perwira Polres Padang Pariaman Dijebloskan ke Sel Tahanan Akibat Aniaya Tiga Bintara

KEPONEWS.COM - Oknum Perwira Polres Padang Pariaman Dijebloskan ke Sel Tahanan Akibat Aniaya Tiga Bintara Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis mengatakan bakal menindak tegas anggotanya yang melakukan pemukulan terhadap tiga Bintara di Polres Pada...

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis mengatakan bakal menindak tegas anggotanya yang melakukan pemukulan terhadap tiga Bintara di Polres Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).

"Sudah diproses oleh Propam Polda Sumbar, ditindak tegas," ujar Idham Azis saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Kamis (26/3/2020) malam.

Terpisah Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto juga mengamini pernyataan pucuk pimpinan Polri tersebut meminta oknum penganiaya ditindak tegas.

" Perintah pak Kapolri supaya diproses hukum secara tegas. Proses pemeriksaan di Propam sudah dilakukan. Oknum perwira Pama Polres, Ipda SD bakal dimasukkan ke sel Propam," ucap Bayu kepada Tribunnews.com.

Polri Tunggu Keputusan Pemerintah Terkait Skema Mudik di Tengah Wabah Virus Corona

Bayu menambahkan satu anggota Bintara yang sempat dilarikan ke rumah sakit karena penganiayaan kini kondisinya sudah membaik.

Sementara dua bintara lainnya, dalam kondisi baik.

Terpisah, Komisioner Kompolnas Poengky Indarti mengatakan praktik kekerasan berlebihan di institusi Polri harus dihentikan.

Hal tersebut sesuai mandat reformasi kultural Polri semenjak Polri dipisahkan dari TNI tahun 2000.

"Tindakan kekerasan berlebihan tidak boleh dilakukan oleh anggota Polri. Meskipun dalam video yang viral tersebut si pelaku dalam konteks memberikan hukuman pada bawahannya yang melakukan pelanggaran," ujar Poengky kepada Tribunnews.com, Kamis (26/3/2020).

Kenali Gejala Virus Corona, Berikut Perbedaannya dengan Flu dan Influenza

Menurutnya hukuman yang diberikan atasan tidak boleh dalam bentuk penganiayaan serta penghukuman yang merendahkan martabat. Karena hukum harus bersifat konstruktif namun memberikan efek jera.

Oknum Perwira Polres Padang Pariaman Dijebloskan ke Sel Tahanan Akibat Aniaya Tiga Bintara

Comments