Nindy Ayunda Absen Sidang Cerai karena Jalani Pemeriksaan Terkait Kasus Suaminya

Entertainment & Selebritis

Life & Style / Entertainment & Selebritis

Nindy Ayunda Absen Sidang Cerai karena Jalani Pemeriksaan Terkait Kasus Suaminya

Nindy Ayunda Absen Sidang Cerai karena Jalani Pemeriksaan Terkait Kasus Suaminya

KEPONEWS.COM - Nindy Ayunda Absen Sidang Cerai karena Jalani Pemeriksaan Terkait Kasus Suaminya Nindy Ayunda dijadwalkan muncul dalam sidang gugatan cerai perdana pada Rabu (27/1) di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Sayangnya, Nindy selaku penggugat berhalangan muncul hanya diwakilkan oleh kuas...

Nindy Ayunda dijadwalkan muncul dalam sidang gugatan cerai perdana pada Rabu (27/1) di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Sayangnya, Nindy selaku penggugat berhalangan muncul hanya diwakilkan oleh kuasa hukumnya, Herman Y Simarmata.

Sang pengacara menyebutkan, Nindy Ayunda tidak bisa datang di persidangan karena harus memenuhi panggilan Polres Metro Jakarta Barat untuk pemeriksaan, terkait kasus kepemilikan senjata api ilegal suaminya, Askara Parasady Harsono.

Mbak Nindy sedang ada keperluan yang tidak bisa ditinggalkan. (Pemeriksaan terkait) Yang terkait senjata api ya, bukan narkoba, ungkap Herman Y Simarmata di PA Jakarta Selatan, Rabu (27/1).

Nindy Ayunda dan Askara Parasady Harsono (Seno/tabloidbintang)

Nindy Ayunda dan Askara Parasady Harsono (Seno/tabloidbintang)

Rencana sidang perceraian memasuki proses mediasi antara Nindy Ayunda dan Askara.

Nindy Ayunda memutuskan pisah setelah menikah selama 10 tahun dan dikaruniai dua anak. Nindy menggugat cerai Askara Harsono Parasady pada 12 Januari 2021.

Gugatan itu dilayangkan secara ecourt yang diwakilkan oleh kuasa hukumnya, Herman. Saat melayangkan gugatan cerai, sang suami Askara ditahan oleh Polres Metro Jakarta Barat atas sangkaan penyalahgunaan narkotika dan kepemilikan senjata api.

(pri)

Komentar merupakan tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Comments