Nasi Hainan Singapura kaki lima Jogja, sesuap berasa di Orchard

Kepo Stories

Ragam / Kepo Stories

Nasi Hainan Singapura kaki lima Jogja, sesuap berasa di Orchard

Nasi Hainan Singapura kaki lima Jogja, sesuap berasa di Orchard

KEPONEWS.COM - Nasi Hainan Singapura kaki lima Jogja, sesuap berasa di Orchard Katanya, Yogyakarta merupakan surganya masakan. Pagi-siang-malam, selalu ada pedagang makanan yang menyajikan santapan lezat di setiap sudut jalanan. Bahkan tak sedikit pula masakan legendaris tetap b...
Loading...

Katanya, Yogyakarta merupakan surganya masakan. Pagi-siang-malam, selalu ada pedagang makanan yang menyajikan santapan lezat di setiap sudut jalanan. Bahkan tak sedikit pula masakan legendaris tetap berdiri dan laris manis semenjak puluhan bahkan lebih dari setengah abad lalu.

Bicara soal masakan Jogja, memang tak lengkap rasanya jikalau tidak membahas soal harganya. Tak bisa dipungkiri, Jogja juga dikenal lantaran banyak 'makanan kaki lima harga bintang lima'. Seperti halnya dengan tempat makan Nasi Hainan MeiWei ini.

Berlokasi di tepi ring road, sekitar 150 meter sebelum Hartono Mall, Nasi Hainan MeiWei berdiri. Warung yang terletak tepat di seberang Polda DIY ini dibangun mengenakan satu gerobak berwarna merah. Meski demikian, di sini pecinta masakan seolah menemukan 'harta karun' baru.

nasi hainan meiwei © 2020

foto: Brilio.net/Hira Hilary Aragon

Malam itu, berkesempatan berkunjung ke salah satu masakan malam yang tengah hits di sosmed tersebut. Usut punya usut, Nasi Hainan MeiWei sendiri tengah viral di Twitter usai seorang menuliskan ulasan soal kelezatan makanan ini.

Mengulik lebih jauh, nasi hainan merupakan makanan yang terkenal dan kerap disangkutpautkan oleh Singapura. Owner Nasi Hainan MeiWei, Rina Yulianti menceritakan awal mula keinginannya membuat makanan yang biasa ditemui di Singapura itu. Kata MeiWei diambil dari makna 'enak dan lezat' dari diambil dari Bahasa China.

nasi hainan meiwei © 2020

foto: Brilio.net/Hira Hilary Aragon

"Jadi awalnya kita mengusung bebek peking nasi hainan kaki lima. Seperti belum ada di Jogja, jadi kita menggeser yang tadinya ada di restoran dengan harga lumayan ke kaki lima," ujar Rina membuka percakapan, ketika ditemui beberapa waktu lalu.

Diakuinya, ide mulanya Nasi Hainan MeiWei guna bisa dinikmati oleh anak-anak kos tanpa harus mengeluarkan kocek yang besar. Pasalnya selama ini menu nasi hainan lebih sering ditemui di restoran besar yang dibanderol harga tidak murah. Targetnya tentu sebagian besar merupakan mahasiswa di Jogja.

"Kalau makan malam kan (mahasiswa) penyetan, nah kita jadi alternatif menu lain," tuturnya.

nasi hainan meiwei © 2020

foto: Brilio.net/Hira Hilary Aragon

Nasi Hainan MeiWei pertama kali dibuka kurang lebih tiga bulan lalu. Ini merupakan usaha dari Rina dan rekannya, Sustika Dian. Bermodal coba-coba dan minat yang tinggi, wanita 29 tahun itu akhirnya dapat menemukan resep yang tepat. Baginya, nasi hainan jadi peluang usaha masakan di Jogja.

Namun siapa sangka, dalam pembelajaran hingga menemukan takaran yang pas, Rina cuma membutuhkan waktu sekitar 3-4 bulan. Dibantu pula oleh Dian yang menilai kurang atau lebihnya resep dalam satu piring. Selain itu, masukan dari pembeli yang paham cita rasa masakan chinese juga berarti bagi keduanya.

"Coba lagi, coba lagi, oh fix nih kayak gini. Khas kita kayak gini. Kita juga beneran denger masukan, 'Ini kurang jahenya, kurang ini'," jelas Rina.

nasi hainan meiwei © 2020

foto: Brilio.net/Hira Hilary Aragon

Menu andalan di Nasi Hainan MeiWei ialah bebek dan ayam. Satu porsinya dibanderol dengan harga terjangkau. Nasi hainan dan bebek peking panggang Rp 29.500. Menu ayam hanya Rp 22.500. Dengan harga ini, tentu dapat dinikmati semua kalangan.

Walaupun berkonsep kaki lima, rasa dari Nasi Hainan MeiWei ini terbilang cukup menjanjikan. Selain bebek peking yang jadi menu best seller di sini, pembeda Nasi Hainan MeiWei dengan nasi hainan di rumah makan lainnya adalah karena resep nasinya.

"Rasanya beda aja sih. Nasinya lebih sedep, khas dan wangi. Kadang ada (tempat makan lain) yang rasanya hambar, atau tekstur nasinya kurang pas. Cuma bebeknya juga banyak yang suka ternyata. Mungkin dari teknik memanggang, teknik marinasi yang membedakan kita," ucapnya.

nasi hainan meiwei © 2020

foto: Brilio.net/Hira Hilary Aragon

Menariknya, meski penyajian makanannya dari gerobak, namun bebek langsung dipajang di gerobak. Sehingga menjadi nilai lebih terhadap visualnya. Di mana setiap pelanggan yang datang langsung fokus pada bebek yang digantung di kaca gerobak tersebut.

Rahasia besar kelezatannya ialah pembuatan nasi. Di mana nasi di Nasi Hainan MeiWei memakai kaldu, sehingga menciptakan rasa gurih yang berbeda dari nasi pada umumnya. Sedangkan menu daging ayam dan bebek banyak mengenakan rempah seperti jahe.

Sejauh ini, kekuatan sosmed tetap jadi wadah yang berperan bagi Nasi Hainan MeiWei. Misalnya dengan seseorang yang menulis review mengenai rasa, kemudian membuat banyak pembacanya tertarik dan penasaran untuk mencobanya.

RECOMMENDED

Comments