MNC Travel Jelajah Potensi Wisata Perbatasan Indonesia di NTT

Spots & Destinasi

Travel / Spots & Destinasi

MNC Travel Jelajah Potensi Wisata Perbatasan Indonesia di NTT

MNC Travel Jelajah Potensi Wisata Perbatasan Indonesia di NTT

KEPONEWS.COM - MNC Travel Jelajah Potensi Wisata Perbatasan Indonesia di NTT POTENSI wisata di daerah perbatasan masih minim. Untuk itu diharapkan atensi dari banyak sekali pihak agar potensi wisata di wilayah perbatasan makin berkembang. Seperti di wilayah Nusa Tenggara Timur...
Loading...

POTENSI wisata di daerah perbatasan masih minim. Untuk itu diharapkan atensi dari banyak sekali pihak agar potensi wisata di wilayah perbatasan makin berkembang. Seperti di wilayah Nusa Tenggara Timur atau NTT.

MNC Travel bersama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) kembali menggelar kunjungan ke sejumlah wilayah perbatasan di Indonesia. Selama lima hari empat malam, tepatnya mulai 17-21 Mei lalu, MNC Travel bersama tim MNC Media berkesempatan menjelajahi sejumlah obyek wisata alam, yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Namun obyek wisata alam NTT kali ini, bukanlah destinasi wisata yang namanya sudah banyak dikenal masyarakat luas, seperti Pulau Komodo, Alor, Sumba, Waerebo dan banyak lagi, akan tetapi, wisata yang ingin MNC Travel bantu promosi dan publikasikan adalah di Kabupaten Kupang, Belu, Malaka dan Timor Tengah Utara.

Sejumlah potensi wisata yang dikunjungi diantaranya Goa Kristal yang terletak di Kampung/Desa Bolok, Kupang Barat, Kabupaten Kupang; Bendungan Rotiklot, Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu; Pantai Wini, Desa Humusu C, Insana Utara, Timor Tengah Utara; Rumah Tata cara Tasain, Desa Nurobo, Kecamatan/Kabupaten Malaka; Bukit Cinta, Oesoko, Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara hingga wisata belanja di Pasar Internasional (Pasar Senin, Wini) dan Pasar Tradisional Atambua.

"Jadi ini memang program kita explore Indonesia lebih mendalam untuk mempromosikan dan mempublikasikan. Mulai masuk ke Gua Kristal, yang sudah dikenal wisatawan lokal, tapi masih belum terawat dan tergali dengan baik oleh pemerintah setempat karena masih dikelola oleh warga seadanya," kata Marketing and Promotion Head MNC Travel Diana Ring disela-sela jelajah wisata perbatasan di NTT.

Ia menyayangkan potensi wisata alam goa yang unik ini belum terkelola secara benar. Baik dari segi infrastruktur dan aksesibilitasnya untuk pengunjung agar menjadikan Kupang bukan hanya tempat Transit saja, tapi juga sebagai destinasi wisata baru.

"Sangat disayangkan pemerintah setempatnya belum mau menyentuh potensi wisata goa ini, minimal terlihat ada kepedulian terhadap potensi wisata yang bisa meningkatkan pendapatan asli daerah dan perekonomiannya," katanya.

Ia mengatakan alasan menjelajah obyek wisata yang belum terkekspose, baik segi promosi maupun publikasinya dengan baik. Menurutnya, MNC Travel ini sebagai bagian dari Travel Media atau pelaku pariwisata.

"Jadi kita sebagai pelaku pariwisata harus mempunyai kepedulian atau merasa terpanggil untuk bisa mengembangkan wisata Indonesia, termasuk yang belum terekspose sama sekali," ungkapnya.

Di Goa Kristal, tim MNC Travel dan MNC Media selain merasakan sensasi baru berendam di air jernih bewarna hijau kebiruan, juga berkesempatan wawancara langsung dengan Yesriyanto, 40, pemilik goa asal Desa Bolok, Kupang Barat, Kabupaten Kupang, NTT, Sabtu (18/05). "Ya goa ini milik pribadi bukan pemerintah. Saya ini generasi ketujuh yang mewarisi goa di bawah lahan bekas perkebunan jagung ini," katanya.

Comments