Minta Polisi Klarifikasi, Pengurus Masjid Sunda Kelapa Keberatan Disebut Lokasi Perencanaan

Nasional

News / Nasional

Minta Polisi Klarifikasi, Pengurus Masjid Sunda Kelapa Keberatan Disebut Lokasi Perencanaan

Minta Polisi Klarifikasi, Pengurus Masjid Sunda Kelapa Keberatan Disebut Lokasi Perencanaan

KEPONEWS.COM - Minta Polisi Klarifikasi, Pengurus Masjid Sunda Kelapa Keberatan Disebut Lokasi Perencanaan TRIBUN JAKARTA/ANNAS FURQON Sekretaris Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa, Ismed Hasan Putro, saat jumpa pers di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019). Laporan Wartawan TribunJakarta.com...
Loading...
Minta Polisi Klarifikasi, Pengurus Masjid Sunda Kelapa Keberatan Disebut Lokasi Perencanaan

TRIBUN JAKARTA/ANNAS FURQON

Sekretaris Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa, Ismed Hasan Putro, saat jumpa pers di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

JAKARTA - Masjid Agung Sunda Kelapa di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, disebut menjadi tempat perencanaan aksi kericuhan pada 21-22 Mei 2019 di sejumlah titik di ibu kota.

Pernyataan itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (22/5/2019).

Namun, pengurus Masjid Sunda Kelapa merasa keberatan dengan pernyataan itu.

Sekretaris Dewan Pengurus Masjid Sunda Kelapa, Ismed Hasan Putro berharap adanya klarifikasi dari pihak Kepolisian.

"Kami berharap sekali ada penjelasan dan klarifikasi yang lebih komprehensif dari Kepolisian. Apalagi di situ disebutkan telah ditemukan rekaman bahwa ada pertemuan," kata Ismed di Ruang Bulat Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jumat (24/5/2019).

Waspadai Risiko Penggunaan VPN di Ponsel Android Saat WhatsApp dan Facebook Dibatasi Aksesnya

Menurutnya, mereka yang mennyebut pengurus Masjid Sunda Kelapa terlibat aksi kericuhan merupakan orang-orang yang Islam phobia.

Gubernur Anies Baswedan: 8 Korban Meninggal Karena Rusuh 22 Mei Didominasi Anak Muda

"Jangan ada upaya-upaya untuk menyingkirkan umat. Ini hanya orang-orang Islam Phobia. Orang-orang yang ingin menjelekkan Islam. Kami tidak bisa terima," tegas Ismed.

"Masjid ini rumah Allah, siapa pun boleh datang ke sini, dan sudah menjadi tugas kami untuk melayani mereka," tambahnya.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Berita ini tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Disebut Jadi Lokasi Perencanaan Aksi 22 Mei, Pengurus Masjid Sunda Kelapa Minta Polisi Klarifikasi

Comments