Miliki Saham Terbesar, Laudya Cynthia Bella Komentari Kasus Dugaan Penggelapan Rp 1,9 M Irwansyah

Entertainment & Selebritis

Life & Style / Entertainment & Selebritis

Miliki Saham Terbesar, Laudya Cynthia Bella Komentari Kasus Dugaan Penggelapan Rp 1,9 M Irwansyah

Miliki Saham Terbesar, Laudya Cynthia Bella Komentari Kasus Dugaan Penggelapan Rp 1,9 M Irwansyah

KEPONEWS.COM - Miliki Saham Terbesar, Laudya Cynthia Bella Komentari Kasus Dugaan Penggelapan Rp 1,9 M Irwansyah Pemegang saham terbesar Bandung Makuta, Laudya Cynthia Bella memberikan pernyataan terkait kasus sangkaan penggelapan Rp 1,9 Miliar oleh Irwansyah. LCB yang juga komisaris utama Bandung Makuta ini...

Pemegang saham terbesar Bandung Makuta,

Laudya Cynthia Bella memberikan pernyataan terkait kasus sangkaan penggelapan Rp 1,9 Miliar oleh Irwansyah.

LCB yang juga komisaris utama Bandung Makuta ini memberikan penjelasan terkait kecurigaan Medina Zein atas sangkaan penyalahgunaan uang yang dilakukan oleh Irwansyah.

Tak jauh berbeda dengan pernyataan Irwansyah, Laudya Cynthia Bella mengatakan bahwa peredaran uang tersebut digunakan untuk memberikan fee manajemen PT Jcorp Berkah dan sudah disepakati oleh semua pemilik saham di dalam telegram group.

"Di dalam telegram group, semua pemilik saham ada, termasuk Irwansyah dan Mba Medina Zein. Saya tidak melihat ada protes atau penolakan dari pemegang saham atas laporan yang dibuat oleh Direktur melalui telegram chat grup," tulis Bella di akun @laudyacynthiabella, Sabtu (28/3/2020).

Bella juga menegaskan Medina Zein setuju dengan hasil rapat tanggal 23 Desember 2017. Tetapi, karena harus meninggalkan rapat sebelum selesai, Medina mengirimkan pesan lewat chat di telegram group.

"Mba Medina tidak mengatakan tidak setuju," tulis Laudya Cynthia Bella.

Bahkan, menurut Laudya Cynthia Bella, guna mencegah agar tak semakin simpang siur, para pemegang saham akhirnya menggelar Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 19 Desember 2019 untuk mengklarifikasi problem itu.

Sayangnya, Medina Zein tetap tidak muncul. Padahal, RUPS seharusnya dilaksanakan tanggal 22 November 2019, dan diundur karena ada pernyataan keberatan dari Medina kalau RUPS digelar tanggal 22 November 2019.

Namun, rapat akhirnya tetap berjalan tanpa dihadiri Medina Zein. Tetapi, dengan pemilik saham yang muncul sebanyak 80 persen.

Miliki Saham Terbesar, Laudya Cynthia Bella Komentari Kasus Dugaan Penggelapan Rp 1,9 M Irwansyah

Comments