Miliki Keunikan, Menparekraf Wishnutama Sebut Wisata Kesehatan Tambah Devisa Negara

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Miliki Keunikan, Menparekraf Wishnutama Sebut Wisata Kesehatan Tambah Devisa Negara

Miliki Keunikan, Menparekraf Wishnutama Sebut Wisata Kesehatan Tambah Devisa Negara

KEPONEWS.COM - Miliki Keunikan, Menparekraf Wishnutama Sebut Wisata Kesehatan Tambah Devisa Negara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama membuat pola perjalanan wisata kesehatan di Indonesia. Upaya ini merupakan langkah untu...
Loading...

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama membuat pola perjalanan wisata kesehatan di Indonesia. Upaya ini merupakan langkah untuk mewujudkan Indonesia sebagai destinasi wisata kesehatan dunia.

Sebelumnya pada tahun 2017 telah dilakukan penandatangangan MoU dan Perjanjian Kerja Sama terkait wisata kesehatan. Implementasi dari kerja sama tersebut ialah diluncurkannya dua buku adalah Skenario Perjalanan Wisata Kebugaran dan Katalog Wisata Kesehatan.

Buku tersebut telah disusun semenjak 2018 dengan masing-masing kementerian bertanggung jawab terhadap satu buku Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio, kedua buku dapat menjadi panduan bagi stake holder guna mengembangkan wisata kesehatan.

Foto bersama

Ditemui Okezone dalam acara Peluncuran Buku Skenario Perjalanan Wisata Kebugaran dan Katalog Wisata Kesehatan, Selasa (19/11/2019), Wishnutama mengatakan ke depannya tren wisata akan bermacam-macam. Hal ini dikarenakan setiap wisatawan mempunyai tujuannya masing-masing. Maka dari itu, sudah tidak bisa lagi hanya berbicara pariwisata secara umum.

"Tujuan traveling itu banyak sekali macam, termasuk wisata kesehatan. Oleh karenanya pemikiran harus dikembangkan dan penawaran unik. Misalnya treatment tradisional, pengobatan tertentu, keunikan menjadi kata kunci dalam tujuan wisata," ujar Menparekraf Wishnutama di Jakarta.

Laki-laki pakai jas

Ditambahkan olehnya, keunikan yang dirasakan wisatawan menjadi pengalaman tak terlupakan. Pengalaman juga menjadi aspek penting untuk taktik promosi pariwisata. Alasannya adalah wisatawan dapat menceritakan pengalamannya kepada orang lain.

"Pada era digital ini, pengalaman di-sharing ke khalayak ramai, mau yang positif maupun negatif. Tadi pagi saya mendengar pandangan dari para expert di bidang pariwisata. Menurut mereka kita harus ke era quality tourism, yang bisa membawa devisa untuk negara ini," kata Wishnutama.

Selanjutnya
Loading...

Comments