Menko Polhukam Sebut Indonesia Tidak Akan Bubar Pada Tahun 2030

Nasional

News / Nasional

Menko Polhukam Sebut Indonesia Tidak Akan Bubar Pada Tahun 2030

Menko Polhukam Sebut Indonesia Tidak Akan Bubar Pada Tahun 2030

KEPONEWS.COM - Menko Polhukam Sebut Indonesia Tidak Akan Bubar Pada Tahun 2030 Yanuar Nurcholis Majid/Tribunnews.com Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, saat menghadiri acara seminar "Peran UT Dalam Membangun Kemandirian Ekonomi Bangsa" di Gedung UTC...
Loading...
Menko Polhukam Sebut Indonesia Tidak Akan Bubar Pada Tahun 2030

Yanuar Nurcholis Majid/Tribunnews.com

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, saat menghadiri acara seminar "Peran UT Dalam Membangun Kemandirian Ekonomi Bangsa" di Gedung UTCC UT Pondok Cabe, Tangerang, Senin (2/4/2018).

Laporan Wartawan Tribunnews, Yanuar Nurcholis Majid

TANGERANG - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, menyebut dirinya yakin Indonesia tidak akan bubar pada tahun 2030.

Demikian pernyataan Wiranto saat menghadiri acara seminar "Peran UT Dalam Membangun Kemandirian Ekonomi Bangsa" di Gedung UTCC UT Pondok Cabe, Tangerang, Senin (2/4/2018).

"Saya yakin seyakin-yakinnya Indonesia tidak akan bubar pada 2030," ujar Wiranto.

Menurutnya pemikiran Indonesia akan bubar pada tahun 2030 merupakan pemikiran pesimis.

"Pesimis itu menyerah, tidak berbuat apa apa," ujar Wiranto.

Menurut nya saat ini masyarakat haruslah berpikir optimis demi kemajuan bangsa.

Ketum MUI Sebut Jokowi Bangun Sistem Ekonomi RI dari Bawah Bukan Sistem Liberal

"Mengapa kita harus optimis, karana untuk menghadirkan masa depan yang lebih baik, bukan yang hancur, tapi yang lebih baik," ujar Wiranto.

Tidak hanya itu, Wiranto menuturkan kalau saat ini Indonesia di mata dunia sedang berada diposisi yang baik dalam bidang investasi.

"Prediksi menurut lembaga survei terpercaya, Indonesia akan berada di peringkat ke-lima, dengan nilai domestik produknya sebesar 5242 miliar dollar," ucap Wiranto.

Turut hadir dalam acara tersebut Staf Khusus Presiden untuk Papua, Lenis Kagoya.

Loading...

Comments