Menjajal DEMO Little Nightmares II: Jaminan Merinding!

Games

Updates / Games

Menjajal DEMO Little Nightmares II: Jaminan Merinding!

Menjajal DEMO Little Nightmares II: Jaminan Merinding!

KEPONEWS.COM - Menjajal DEMO Little Nightmares II: Jaminan Merinding! Jikalau Kamu secara aktif mengikuti JagatPlay, maka ada satu elemen horror yang seringkali kami lihat sebagai cara malas untuk membangun ketakutan . Benar sekali, ia merupakan jump scare. Aksi un...

Jikalau Kamu secara aktif mengikuti JagatPlay, maka ada satu elemen horror yang seringkali kami lihat sebagai cara malas untuk membangun ketakutan . Benar sekali, ia merupakan jump scare. Aksi untuk memunculkan visual atau audio secara tiba-tiba di situasi yang tidak terprediksi tersebut di mata kami, berada di batas yang kabur antara takut dan terkejut dimana emosi yang terakhir, seringkali lebih lebih banyak didominasi. Melihat bagaimana begitu banyak game horror menerapkan taktik jump scare seperti ini, selalu ada rasa apresiasi untuk game-game yang berhasil membangun rasa takut dan cemas dengan cara yang lain. Mereka yang berhasil membuat bulu kuduk Kamu merinding dari elemen yang lain, baik desain monster, mekanik gameplay, atau keseluruhan atmosfer dunia yang ia usung. Salah satu yang berhasil melakukannya? Little Nightmares dari Tarsier Studios.

Setelah keberhasilan yang mereka raih dengan seri pertamanya, diperkuat dengan misteri cerita dan dunia yang masih tersisa, Little Nightmares II memang sudah dipastikan untuk waktu yang lama. Kita sempat bertemu dengan beragam trailer dan screenshot untuk memperkenalkan ragam hal baru yang akan ia usung. Salah satu penambahan yang paling signifikan tentu saja kehadiran karakter baru bernama Mono seorang bocah dengan topeng kantong kertas yang terlihat bekerjasama, bahu-membahu dengan The Six, karakter protagonis berjubah jas hujan kuning dari Little Nightmares pertama. Setelah mengundang rasa penasaran yang begitu kuat, kami akhirnya berkesempatan untuk menjajalnya.

Bandai Namco memberikan kami kesempatan untuk menjajal sedikit porsi Little Nightmares II lewat build demo versi PC yang mereka sertakan. Demo ini berdurasi sekitar 30 menit (di luar apakah Kamu sempat mengalami beberapa pengulangan checkpoint karena mati atau tidak) dan berkutat di salah satu level bernama The Hospital . Gosip baiknya, demo ini sendiri tidak menyebarkan banyak soal sisi cerita. Kamu langsung meluncur masuk ke dalam petualangan Mono dan Six, dengan sistem kontrol yang bahkan harus Kamu temukan sendiri via setting kontrol. Informasi baiknya? Hanya dalam 30 menit ini, demo ini berhasil mencuri hati kami!

Jaminan Merinding Seperti seri pertamanya, Little Nightmares II juga membangun horror efektif dari atmosfer, bukan hanya jump-scare murahan.

Salah satu hal yang membuat kami jatuh hati? Seperti yang kami bicarakan sebelumnya, Tarsier Studios sepertinya memahami apa yang membuat Little Nightmares berhasil di pasaran. Sensasi horror yang terus menemani Kamu di sepanjang permainan tidak datang dari taktik Jump-Scare murahan, melainkan lewat desain kreatif dunia yang senantiasa mengandung misteri, desain monster yang menakutkan dan menjijikkan, mekanik gameplay yang mendorong rasa cemas, hingga desain suara yang fantastis. Isu baiknya? Semua hal yang Kamu sukai dari seri pertamanya tersebut tetap akan Kamu temukan di Little Nightmares II.

Bahwa hanya dengan memainkannya selama 30 menit saja, Kamu sudah bisa menangkap sensasi horror yang semakin langka tersebut. Desain The Hospital yang seharusnya merupakan rumah sakit di dunia normal, saja sudah membuktikan hal tersebut. Ia gelap, penuh dengan sel-sel yang mengindikasikan bahwa sebuah eksperimen terjadi di dalamnya, dengan tanpa tanda-tanda bahwa ia sempat memuat manusia di dalamnya. Yang Kamu temukan di sepanjang perjalanan koridor-koridor ini hanyalah patung-patung mannequin yang berada dalam beragam bentuk. Ada yang utuh dan duduk manis di atas kursi roda, ada yang kehilangan anggota tubuh yang tercecer di segala tempat, dan ada yang mengalami pergantian anggota badan dengan objek yang tidak bisa dinalar. Ini ialah dunia gila sama seperti Little Nightmares pertama.

Keheningan merupakan kunci!

Di atasnya, desain suara yang kembali fantastis. Setidaknya lewat sesi gameplay ini, Tarsier sangat memahami timing yang tepat untuk menyuntikkan sedikit ekstra background music untuk membuat bulu kuduk Kamu merinding atau membiarkan kesunyian mendominasi hingga membuat mental Kamu terus berusaha menduga dan mempersiapkan diri untuk apa yang terjadi. Musik yang dipilih juga datang dengan rasa gesekan alat musik yang misterius dan berat, yang kian menguatkan kesan bahwa ini bukanlah dunia yang bekerja dengan cara yang Kamu mengerti. Sisanya? Suara efek yang punya efek yang tidak kalah efektif. Di tengah suara yang hening, objek yang jatuh dari ketinggian, palu yang Kamu seret dan bergesekan dengan lantai, atau sekadar suara pekik dan gerak makhluk yang memburu Kamu, semuanya disajikan dengan kualitas yang optimal. Tentu saja, kami merekomendasikan headset untuk menikmati game ini, sesuatu yang terasa jelas di sesi demo singkat kami.

Harus diakui, rasa panik dan merinding yang kami rasakan untuk franchise ini memang berada di level baru ketika merasakan demo yang singkat ini. Salah satunya datang dari jenis musuh baru yang datang dengan mekanik yang siap untuk membuat Kamu berteriak bak anak perempuan. Di satu titik, mannequin yang Kamu temukan begitu banyak di level The Hospital ini mulai secara tak terencana bergerak. Kamu tidak tahu mannequin mana yang akan bergerak, Kamu tidak tahu secepat apa mereka bergerak, dan Kamu akan sulit mengantisipasi jarak sebelum mereka menerkam dan membunuh Kamu. Senjata untuk menghalangi mereka? Cahaya! Bahwa satu-satunya yang bisa menghentikan gerak mereka secara sementara merupakan senter kecil milik Mono yang arah cahaya-nya bisa Kamu arahkan. Sekarang bayangkan kalau mannequin ini datang bersamaan dari segala arah, hingga menuntut Kamu untuk mulai memprioritaskan kemana cahaya Kamu harus bergerak!

Jenis musuh baru ini akan siap untuk membuat rasa panik Kamu ke level yang baru!

Dengan semua kombinasi elemen ini, Little Nightmares II berhasil melakukan dua hal yang keren dengan demo singkat ini, setidaknya untuk kami. Pertama, mempertahankan elemen misteri dan horror berbasis atmosfer yang Kamu cintai dari seri pertamanya. Kedua? Memberikan hal baru dan berbeda yang siap mengamplifikasi perasaan tersebut dan akan membuat bulu kuduk Kamu senantiasa merinding. Hanya butuh 30 menit bagi game ini untuk meyakinkan kami hal tersebut.

Tags: bandai namco, Horror, little nightmares II, nintendo switch, pc, platformer, playstation 4, playstation 5, preview, tarsier studios, xbox one, xbox series

Comments