Mengulik Penyebab Mimpi Buruk, Salah Satunya Stres Berlebihan

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Mengulik Penyebab Mimpi Buruk, Salah Satunya Stres Berlebihan

Mengulik Penyebab Mimpi Buruk, Salah Satunya Stres Berlebihan

KEPONEWS.COM - Mengulik Penyebab Mimpi Buruk, Salah Satunya Stres Berlebihan SEMUA orang pasti pernah mengalami yang namanya mimpi buruk. Bentuk dari mimpi buruk sendiri juga bermacam-macam. Terkadang ada orang yang mengaku bertemu dengan makhluk atau monster menyeramkan, namu...
Loading...

SEMUA orang pasti pernah mengalami yang namanya mimpi buruk. Bentuk dari mimpi buruk sendiri juga bermacam-macam. Terkadang ada orang yang mengaku bertemu dengan makhluk atau monster menyeramkan, namun ada juga yang sering bermimpi dikejar hewan buas.

Bila Kamu sering meengalami mimpi buruk, atau ingin mengetahui lebih banyak perihal penyebab fenomena di bawah alam sadar tersebut. Berikut beberapa berita dasar perihal mimpi buruk yang wajib Kamu ketahui, sebagaimana dilansir Okezone dari Psychology Today.

Pengertian mimpi buruk

Pada dasarnya, setiap orang bermimpi lebih dari dua jam semalam. Mimpi buruk biasanya terjadi pada saat REM (Rapid Eye Movement), suatu keadaan ketika mata dengan cepat bergeser ke bagian bawah kelopak mata yang tertutup. Saat mengalami mimpi buruk, sebagian besar orang sering terbangun dan bisa mengingat dengan jelas kejadian-kejadiaan yang mereka alami di alam bawah sadar.

Beberapa peneliti menyebut fenomena ini dengan istilah latihan ancaman . Artinya, tubuh sedang melatih diri dari ancaman kemungkinan yang di temui dalam kehidupan nyata. Banyak yang berasumsi bahwa mimpi buruk terjadi karena seseorang mengalami hari yang buruk atau mempunyai tingkat stress yang sangat tinggi.

Namun, bila mimpi buruk sering terjadi atau sampai pada titik disfungsi, individu tersebut mungkin menderita Nightmare Disorder atau yang dulunya dikenal dengan sebutan Dream Anxiety Disorder. Disebutkan bahwa mimpi buruk juga lebih umum terjadi pada anak perempuan daripada anak laki-laki.

Antre ATM dengan Baju Tipis Tanpa Bra, Wanita Ini Kena Auto Azab!

Dijodohkan dengan Ifan "Seventeen", Intip Seksinya Juliana Moechtar Berbalut Mini Dress Ketat

Fenomena di alam bawah sadar ini biasanya terjadi sebelum sang anak menginjak usia 10 tahun. Anak-anak dan remaja mempunyai frekuensi mimpi buruk yang sangat tinggi dibandingkan orang dewasa. Sekitar setengah dari populasi orang dewasa diklaim hanya mengalami mimpi buruk pada saat-saat tertentu.

Gejala dan penyebab

Ada beberapa tanda-tanda atau gejala mimpi buruk yang bisa dilihat secara kasat mata. Contoh paling sering dialami oleh banyak orang merupakan terbangun di malam hari dan bisa mengingat jelas isi mimpi buruk yang baru saja dialami. Gejala mimpi buruk juga sering ditandai dengan munculnya rasa takut dan cemas yang berlebihan.

Para ahli mengatakan, rasa takut dan cemas yang berlebihan inilah yang menjadi penyebab utama seseorang mengalami mimpi buruk. Stress berat di masa lampau seperti melihat kematian orang yang dicintai juga diklaim dapat menimbulkan mimpi buruk.

Selain itu ada juga penyebab umum yang dapat memicu seseorang mengalami mimpi buruk seperti jadwal tidur yang tidak teratur dan jet lag, penggunaan obat-obatan seperti obat tidur, konsumsi alkohol yang berlebihan, gangguan tidur seperti narkolekpsi dan sleep apnea. Namun, yang paling menarik merupakan kebiasaan makan sebelum tidur juga dianggap sebagai salah satu pemicu mimpi buruk.

Untuk menghilangkan kebiasan mimpi buruk, Kamu bisa memulai dengan berkonsultasi dengan profesional di bidang kesehatan mental. Di samping itu, mencurahkan perasaan kepada keluarga, sahabat, atau terapis juga dapat membantu mengatasinya. Dukungan dari keluarga atau sahabat terdekat dapat membantu mengurangi stres yang menjadi salah satu penyebab utama.

(ndr)

Loading...

Comments