Mengerikan, Pelatih Bela Diri dan Pramuka di Sekolah Ini Ternyata Pedofil

Nasional

News / Nasional

Mengerikan, Pelatih Bela Diri dan Pramuka di Sekolah Ini Ternyata Pedofil

Mengerikan, Pelatih Bela Diri dan Pramuka di Sekolah Ini Ternyata Pedofil

KEPONEWS.COM - Mengerikan, Pelatih Bela Diri dan Pramuka di Sekolah Ini Ternyata Pedofil Sabtu, 22 Februari 2020 06:06 WIB PS (tengah), terduga pelaku di sekolah. Foto: Antara/Anita Permata Dewi JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap PS, terduga pelaku k...

Sabtu, 22 Februari 2020 06:06 WIB Mengerikan, Pelatih Bela Diri dan Pramuka di Sekolah Ini Ternyata Pedofil

PS (tengah), terduga pelaku di sekolah. Foto: Antara/Anita Permata Dewi

JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap PS, terduga pelaku kejahatan seksual kepada anak laki-laki, di Jawa Timur baru-baru ini.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono, pelaku kekerasan seksual terhadap anak laki-laki sesama jenis ini mengunggah video aktivitasnya dengan korban ke grup WhatsApp komunitas pedofil.

"Kegiatan cabul terduga dengan korban divideokan oleh terduga. Lalu (video tersebut) diunggah ke grup WA komunitas. Ada kepuasan tersendiri (bagi PS) kalau dia (PS) bisa unggah video ke grup WA itu," kata Brigjen Argo di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta.

Grup WA tersebut diikuti 350 akun. PS (44) diketahui bekerja sebagai penjaga sekolah di Jawa Timur. PS juga merangkap sebagai pelatih Pramuka dan pelatih bela diri di sekolah tersebut.

Dari pengakuan PS, ada tujuh siswa yang menjadi korban kebejatannya. Rentang usia korban antara 6-15 tahun.

"PS melakukan perbuatan menyimpangnya di ruang UKS, rumah dinas penjaga sekolah ketika sedang sepi," katanya.

Atas perbuatannya, terduga PS dikenakan Pasal 82 ayat (1) jo Pasal 76E dan/atau Pasal 88 jo Pasal 76I UU No. 35/2014 perihal Perubahan UU No. 23/2002 perihal Perlindungan Anak dan/atau Pasal 29 jo Pasal 4 ayat (1) jo Pasal 37 UU No. 44/2008 wacana Pornografi dan/atau Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (1) UU No. 19/2016 perihal Perubahan atas UU No. 11/2008 wacana ITE dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan/atau denda paling banyak Rp6 miliar. (antara)

BERITA TERKAIT SPONSORED CONTENT

Comments