Mengenal Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Bali

Spots & Destinasi

Travel / Spots & Destinasi

Mengenal Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Bali

Mengenal Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Bali

KEPONEWS.COM - Mengenal Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Bali BALI mempunyai keindahan alam dan kekayaan budaya yang sudah diakui dunia. Maka tidak heran jikalau Pulau Dewata masuk dalam daftar tempat terbaik untuk dikunjungi. Berada dekat garis katulistiwa memb...
Loading...

BALI mempunyai keindahan alam dan kekayaan budaya yang sudah diakui dunia. Maka tidak heran jikalau Pulau Dewata masuk dalam daftar tempat terbaik untuk dikunjungi.

Berada dekat garis katulistiwa membuat Bali (seharusnya) hangat sepanjang tahun. Namun, ternyata ada perbedaan kondisi yang signifikan antara kedua musimnya. Lalu, kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Pulau Dewata? Masing-masing periode mempunyai keunggulan dan kelemahan tersendiri.

Mei hingga Oktober, Musim Kemarau

Musim kemarau Bali berlangsung dari bulan Mei hingga Oktober. Namun, curah hujan kerap meningkat pada bulan September. Jadi, kalau Kamu berniat ke Bali pada periode ini, mungkin hindari bulan September. Terlepas dari bulan tersebut, cuaca di Bali menyenangkan sekali pada musim kemarau ini. Suhu yang hangat, langit nan cerah, dan embusan angin yang menyejukkan memberikan kedamaian pada hati dan tubuh Kamu.

Musim kemarau merupakan waktu yang tepat untuk ke Bali. Selain cuaca yang lebih enak, lokasi wisata pun muncul di mana-mana. Titik untuk surfing bermunculan, mulai dari Uluwatu hingga Canggu. Trekking dan banyak sekali aktivitas luar ruang pun jadi bisa dilakukan. Misalnya jalan-jalan ke Air Terjun Bedugul, atau trekking ke pegunungan di Bali.

Foto: Pexels

Sayangnya, semua orang berpikiran sama. Semua ingin jalan ke Bali pada periode wisata ini. Dampaknya, sebagian besar lokasi penuh. Hotel, restoran, dan objek wisata jadi penuh dengan wisatawan. Baik domestik maupun mancanegara. Harga-harga pun mulai merangkak naik. Puncaknya pada Mei dan Juni. Ketika libur panjang sekolah dimulai.

Acara Penting pada Periode Mei-Oktober

Kalau Kamu pecinta sastra, pastikan Kamu datang ke Bali untuk menghadiri Ubud Writers & Readers Festival. Banyak sekali pecinta buku dan sastrawan yang bisa Kamu temui di sini. Pembicara pada festival tersebut pun tak kalah menarik.

Sementara itu, di Sanur ada acara yang tak kalah menarik. Festival Layang-layang Bali, namanya. Acara tahunan ini diselenggarakan pada bulan Juli. Ketika angin mulai mengisi dan menyejukkan Pulau Dewata.

November hingga April Musim Hujan

Pada musim hujan, udara di sana jadi lebih kering. Membuat orang-orang kegerahan. Berlindung di dalam ruangan dan menikmati angin dari kipas atau penyejuk ruangan. Namun, itu bukan berarti Kamu harus mengurungkan niat untuk pergi ke sana. Bali tetap sama indahnya. Tetap kaya budayanya.

Berakhirnya peak season berarti berkurang pula pelancong di sana. Tempat wisata jadi lebih lenggang. Restoran jadi lebih kondusif. Hotel pun jadi banyak yang tersedia. Biaya dan harga-harga pun sedikit lebih waras. Setidaknya dibandingkan puncak masa liburan.

Foto: Pexels

Pada musim penghujan, cuaca di Bali seringkali lembab. Curah hujan biasanya memuncak pada bulan Desember dan Januari. Lalu sedikit berkurang pada Februari. Musim hujan ini menghadirkan jenis aktivitas yang berbeda di Pulau Dewata. Kamu bisa bersantai dan memanjakan diri di spa-spa terbaik di Bali. Atau, ikut kursus masak dan belajar membuat makanan khas Bali.

Acara Penting pada Periode November-April

Pada rentang enam bulan ini, Kamu bisa melihat budaya Bali dari dekat. Pasalnya, Nyepi jatuh pada periode ini. Hari raya umat Hindu ini bisa dibilang acara terbesar dan terpenting dalam budaya Bali. Banyak sekali tradisi dan budaya yang dipraktikkan pada beberapa hari sebelum, ketika, dan sesudah Nyepi. Selain itu, ada pula BaliSpirit Festival. Perayaan global untuk yoga, tari, dan musik di Bali.

Kalau Kamu sudah menentukan kapan mau berlibur ke Bali. Langsung saja pesan dari sekarang. Memesan tiket jauh-jauh hari biasanya memberikan banyak keuntungan. Selain ketersediaan, biasanya harganya juga lebih murah.

Plus, Kamu bisa merencanakan liburan dengan lebih matang. Kamu bisa memilih dan menikmati banyak sekali layanan penerbangan dan bandara, khususnya dari Traveloka. Mereka punya layanan penerbangan yang memungkinkan Kamu untuk memilih kursi dengan bebas, menentukan kapasitas bagasi yang Kamu butuhkan, dan memilih makanan yang sesuai selera.

Tak hanya itu saja, terdapat pula layanan di bandara. Dengan beberapa kali ketuk dan pengisian data, Kamu bisa bersantai di lounge bandara sambil menunggu penerbangan. Atau mengamankan barang bawaan dengan layanan pembungkusan bagasi. Dengan banyak sekali keindahan dan kemudahan yang ditawarkan ini, bagaimana mungkin Kamu belum juga pergi ke Bali?

(abp)

Comments