Mengapa Operasi Cesar Kedua Terasa Lebih Menyakitkan?

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Mengapa Operasi Cesar Kedua Terasa Lebih Menyakitkan?

Mengapa Operasi Cesar Kedua Terasa Lebih Menyakitkan?

KEPONEWS.COM - Mengapa Operasi Cesar Kedua Terasa Lebih Menyakitkan? Beberapa pasien saya mengeluh rahim rasanya tertekan dan vagina rasanya mau copot, terang Yusfa di Jakarta, pekan lalu. Ia memaparkan, setelah persalinan pertama, kulit perut mempunyai bekas luka b...
Loading...

Beberapa pasien saya mengeluh rahim rasanya tertekan dan vagina rasanya mau copot, terang Yusfa di Jakarta, pekan lalu. Ia memaparkan, setelah persalinan pertama, kulit perut mempunyai bekas luka berupa jaringan parut yang dibentuk oleh kotoran bekas operasi.

Kotoran itu bisa berupa lemak-lemak yang menempel, air ketuban yang kering, dan darah. Semua ini membuat kulit perut bekas operasi menjadi kaku. Kaku itu diperparah dengan banyak faktor seperti kulit yang terlalu sensitif terhadap benda asing, operasi kurang bersih, dan infeksi.

Pada persalinan kedua, dokter seperti bertemu barang yang sudah tidak elastis lagi sehingga saat disayat, terasa lebih sakit. Untuk mengurangi rasa sakit, jaringan kulit yang sudah tidak elastis kami buang lalu mencari lapisan kulit yang lebih elastis, Yusfa memaparkan.

Ia mengingatkan, sensasi sakit pada persalinan cesar kedua bisa diminimalkan dengan sejumlah persiapan. Persiapan itu dimulai semenjak Kamu selesai bersalin pertama kali. Setelah nifas, mulailah berolahraga untuk mengencangkan perut dengan sit-up, push-up, dan sejenisnya. Tujuannya, mengembalikan elastisitas kulit perut seperti semula, mengurangi sensasi sakit pascapersalinan, meninggikan ambang sakit, dan menguatkan otot panggul.

(Depositphotos)

(Depositphotos)

Olahraga dan Produksi ASI

Kamu tak perlu khawatir dengan bekas luka usai bersalin. Luka di bagian tubuh mana pun, menurut Yusfa, akan pulih dalam tiga hari. Di tiga hari itu, kita bisa melihat luka yang ditimbulkan membaik atau sebaliknya. Setelah tiga hari, ibu bisa pulang. Sepuluh hari kemudian mesti kembali ke rumah sakit untuk dicek. Setelah itu bebas, ia menukas.

Jangan beralasan tidak mau latihan fisik karena takut produksi ASI menurun. Lancar tidaknya produksi ASI merupakan hasil kombinasi pola makan teratur, menu bergizi seimbang, dan latihan fisik dengan durasi cukup.

Latihan fisik bikin produksi ASI menurun, itu mitos. Bagi Kamu yang melahirkan anak pertama lewat operasi cesar sangat mungkin untuk melahirkan anak kedua secara normal, asalkan jaraknya minimal dua tahun, urai dokter dari RSIA YPK Mandiri, Jakarta.

Kehamilan dan persalinan merupakan proses yang menuntut kesiapan ibu maupun janin. Semakin tua usia kehamilan, ibu hamil disarankan semakin sering kontrol ke dokter untuk mengecek kondisi bayi dan menentukan metode persalinan.

Ingat, tidak ada persalinan yang 100 persen sukses. Semua persalinan normal merupakan persalinan percobaan. Kalau ada dokter yang bilang, 'Ibu bisa melahirkan normal 100 persen' itu sombong. Di tengah persalinan, bisa terjadi banyak sekali kemungkinan. Misalnya, tali pusar tergencet. Jikalau itu terjadi, dokter harus sigap membuat keputusan, sambung Yusfa.

Karena kehamilan dan persalinan merupakan proses, kenaikan berat badan mesti dipantau. Idealnya, kenaikan berat badan selama kehamilan 7 sampai 17 kg. Semakin tinggi kenaikan berat badan, semakin banyak komplikasi yang mengancam keselamatan ibu dan bayi dari preeklamsia, diabetes, hingga hipertensi. Selain fisik, siapkan mental Kamu. Kalau riwayat persalinan pertama Kamu mulus, silakan bersalin dengan bantuan tim dokter yang sama, Yusfa mengakhiri obrolan.

Rekomendasi

Comments