Menengok Proses Ekspor Mobil di Pelabuhan Tanjung Priok

Otomotif

News / Otomotif

Menengok Proses Ekspor Mobil di Pelabuhan Tanjung Priok

Menengok Proses Ekspor Mobil di Pelabuhan Tanjung Priok

KEPONEWS.COM - Menengok Proses Ekspor Mobil di Pelabuhan Tanjung Priok JAKARTA - Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor mobil. Tujuan ekspornya pun cukup banyak yakni ke puluhan negara di dunia. Ada beberapa perusahaan yang memproduksi mobil untuk diekspor, sep...
Loading...

JAKARTA - Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor mobil. Tujuan ekspornya pun cukup banyak yakni ke puluhan negara di dunia. Ada beberapa perusahaan yang memproduksi mobil untuk diekspor, seperti Toyota, Daihatsu, Suzuki, Nissan, Mitsubishi, dan lainnya.

President Director PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) Armen Amir mengatakan, Tanjung Priok Car Terminal (TPT) dibangun pada 2006 atas usul Jusuf Kalla.

"Tahun 2006 terminal ini dibangun, inisiatornya Pak Jusuf Kalla. Kemudian ada permintaan industri automotif dari Jepang. Mereka mau ada terminal khusus untuk antar muat barang. Terminal kendaraan Tanjung Priok ini merupakan yang pertama dan terbesar di Indonesia," terang Armen, di Jakarta, Rabu (8/3/2017).

Dalam sepekan ada tiga pemberangkatan kapal yang mengangkut ribuan mobil. Hal ini karena pelabuhan belum bisa memberangkatkan kapal setiap hari.

Terminal internasional khusus untuk mobil memiliki luas 18,6 hektare dengan daya tampung 9.067 unit kendaraan. Selain itu ada pula lahan parkir tambahan seluas lima hektare dan gedung parkir lima lantai. Waktu tunggu mobil sebelum masuk ke kapal sendiri maksimal enam hari.

Sementara itu,Kepala Divisi Ekspor-Impor PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Ari Samsudin mengatakan, pihaknya mengapalkan sekira 900 unit mobil setiap sekali jalan.

"Kalau per hari kan enggak bisa. Setiap pengangkutan untuk Fortuner, Innova, Vios, Yaris, dan Sienta itu rata-rata 900-an unit," ujar Ari.

Begitu sampai di pelabuhan setelah dikirim dari pabrik TMMIN di Karawang, Jawa Barat, bagian luar kendaraan diperiksa terlebih dulu. Setelah itu, mobil dipindai dan diberi kode sesuai dengan negara tujuan.

Toyota mengekspor mobil Fortuner, Vios, Yaris, Avanza, Rush, TownAce/LiteAce, dan Sienta, ke 80 negara di Asia, Afrika, Amerika Latin, Karibia, dan Timur Tengah. Fortuner merupakan model yang paling banyak diekspor yakni mencapai 30 persen dari total pengiriman.

Menengok Proses Ekspor Mobil di Pelabuhan Tanjung Priok
Loading...

Comments