Mendadak Menjanda, Ini Masalah-masalah yang Biasa Datang dan Menghadang

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Mendadak Menjanda, Ini Masalah-masalah yang Biasa Datang dan Menghadang

Mendadak Menjanda, Ini Masalah-masalah yang Biasa Datang dan Menghadang

KEPONEWS.COM - Mendadak Menjanda, Ini Masalah-masalah yang Biasa Datang dan Menghadang 1. Konsep diri Perubahan status dengan segala peran dan fungsi yang sudah terbiasa dilakukan sebagai istri, maka ini akan hilang. Bagi yang menjalani peran ini utuh, sebagai ibu rumah tangga penuh w...

1. Konsep diri

Perubahan status dengan segala peran dan fungsi yang sudah terbiasa dilakukan sebagai istri, maka ini akan hilang. Bagi yang menjalani peran ini utuh, sebagai ibu rumah tangga penuh waktu, maka biasanya akan lebih berat. Mereka biasanya akan mengalami kebingungan karena rutinitas yang selama ini dilakukan sebagai istri.

Berbeda dengan mereka yang punya aktivitas / pekerjaan / profesi, biasanya agak lebih cepat pulih, karena selain tidak terlalu terikat rutinitas, ada lingkungan yang menyokong sekaligus mengalihkan dengan kesibukan.

2. Kehidupan sosial

Dalam kehidupan sosial, masalah yang sering muncul merupakan wacana hubungan dengan sahabat - sahabat dan kenalan. Apalagi stigma / label bahwa seorang janda sering dianggap sebagai ancaman oleh para istri lainnya. Penolakan dan penilaian negatif yang berasal dari lingkungan ini dapat menyebabkan janda merasakan kesepian.

Kecuali bila punya lingkungan sosial yang terkait komunitas / grup / aktivitas kewanitaan, sehingga tidak terlalu berpengaruh.

3. Masalah emosi

Bercampur emosi antara sedih, juga marah karena ditinggalkan, atau kesal karena akhirnya harus menanggung kehidupan dan anak - anak sendirian. Belum lagi ketakutan menghadapi masa depan dan juga malu menyandang status janda. Khawatir dengan label janda, khawatir tidak bisa menjaga dan menghidupi anak - anak, dan lain - lain.

Maka yang dapat dilakukan, antara lain berikut ini seperti dituturkan Anggia Chrisanti:

Buatlah pertemanan - pertemanan dalam komunitas / grup yang baik dan menyokong. Yang mendekatkan kepada kegiatan keagamaan lebih baik. Apalagi dengan kegiatan yang sesuai potensi dan bakat. Sehingga jalan ini bisa sekaligus digunakan untuk mengembangkan diri.

Jadilah istri produktif. Tidak mesti bekerja kantoran, yang penting mempunyai aktivitas menghasilkan dan positif. Ini bukan hanya bisa menyokong ketahanan ekonomi, namun juga menambah wawasan dan pergaulan.

Melakukan kedua hal di atas tidak perlu menunggu pasangan meninggal. "Lakukan semenjak sekarang, semenjak bisa, karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di depan," pungkas Anggia Chrisanti.

Rekomendasi

Mendadak Menjanda, Ini Masalah-masalah yang Biasa Datang dan Menghadang

Comments