Memprotes Israel, gereja 'situs Kristen paling suci' ditutup

Internasional

News / Internasional

Memprotes Israel, gereja 'situs Kristen paling suci' ditutup

Memprotes Israel, gereja 'situs Kristen paling suci' ditutup

KEPONEWS.COM - Memprotes Israel, gereja 'situs Kristen paling suci' ditutup Para pemimpin umat Kristen di Yerusalem mengambil langkah yang tak biasa: menutup Gereja Makam Kudus untuk memprotes kebijakan pajak Israel yang baru dan usulan undang-undang properti. Mereka menyebut...

Para pemimpin umat Kristen di Yerusalem mengambil langkah yang tak biasa: menutup Gereja Makam Kudus untuk memprotes kebijakan pajak Israel yang baru dan usulan undang-undang properti.

Mereka menyebut undang-undang tersebut merupakan serangan terhadap orang-orang Kristen di Tanah Suci.

Para pendukung RUU tersebut mengatakan kekhawatiran gereja tidak berdasar.

Sebagian umat Kristen percaya bahwa Yesus disalibkan, dikuburkan dan dibangkitkan di komplek gereja tersebut.

Tempat ini dianggap sebagai tempat paling suci bagi umat Kristen dan merupakan tujuan utama para peziarah.

Mengapa para pemimpin Kristen marah?

Dalam sebuah pernyataan bersama, para pemimpin Gereja Katolik Roma, Ortodoks Yunani dan Armenia menuturkan bahwa gereja tersebut akan ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Protes tersebut muncul karena para petinggi Gereja keberatan dengan undang-undang yang sedang dibahas pemerintah Israel, yang mereka cemaskanakan membuat negara mengklaim tanah milik gereja.

Para pemimpin gereja mencap undang-undang itu 'mengerikan,' dan "mengingatkan kita semua pada hukum yang sifatnya serupa yang diundangkan untuk menindas orang-orang Yahudi selama masa kegelapan di Eropa".

OrtodoksReuters Pemimpin Ortodoks Yunani Yerusalem, Theophilos III, berbicara dalam sebuah konferensi pers di gereja tersebut.

Para pendukung undang-undang mengatakan bahwa UU itu dimaksudkan untuk melindungi warga Israel yang tinggal di tanah milik Gereja yang sudah dijual kepada pengembang swasta dari risiko bahwa perusahaan-perusahaan ini tidak akan memperpanjang sewa mereka.

Sementara para pemimpin Kristen mengatakan undang-undang yang diusulkan akan membuat lebih sulit untuk menjual tanah Gereja, yang menjadi sumber utama dana mereka.

Comments