Melihat Lanskap Audiens Gaming di Twitter di Indonesia

Lifestyle & Fashion

Life & Style / Lifestyle & Fashion

Melihat Lanskap Audiens Gaming di Twitter di Indonesia

Melihat Lanskap Audiens Gaming di Twitter di Indonesia

KEPONEWS.COM - Melihat Lanskap Audiens Gaming di Twitter di Indonesia Twitter mengadakan survei untuk melihat lanskap gaming di Indonesia berdasarkan percakapan terkait hal tersebut. Survei melibatkan 3,928 responden pengguna Twitter di Indonesia. Para responden mengung...
Loading...

Twitter mengadakan survei untuk melihat lanskap gaming di Indonesia berdasarkan percakapan terkait hal tersebut. Survei melibatkan 3,928 responden pengguna Twitter di Indonesia. Para responden mengungkapkan platform game pilihan, genre favorit, pengeluaran untuk game, serta aspek seputar game apa saja yang mereka bicarakan di Twitter.

Berikut ini ialah beberapa insight terkait lanskap gaming di Twitter di Indonesia.

1. Dominasi mobile gaming

Survei Twitter menunjukkan bahwa 73% pengguna Twitter di Indonesia bermain video games dengan ponsel pintar, PC, konsol dan platform lainnya dengan 67% dari jumlah tersebut mengklaim bahwa mereka memakai lebih dari satu perangkat. Mayoritas dari gamers memakai ponsel pintar sebagai perangkat utama (86%), sementara 45% memakai PC/laptop, 18% memakai konsol, dan 6% memakai perangkat game genggam. Terkait sistem operasi, Indonesia didominasi dengan pengguna perangkat mobile Android.

2. Genre matters!

Seperti layaknya film dan musik, ada beragam genre di dunia game. Lima genre yang termasuk dalam survei ini ialah: Aksi/Petualangan, Taktik, Role-Playing, Puzzle/Casual dan Olahraga. Gamers yang memakai Laptop/PC lebih memilih untuk bermain game dengan genre Aksi/Petualangan (56%) dan Taktik (52%). Sedangkan, genre game yang populer di kalangan mobile gamers merupakan Aksi/Petualangan (48%), Taktik (45%), dan Puzzle/Casual (44%).

Twitter juga memetakan jenis game yang diminati oleh gamers perempuan dan laki-laki. Hasil survei menyimpulkan, bahwa 45% gamers perempuan cenderung menyukai genre Puzzle/Casual, seperti Candy Crush atau Subway Surfers; sementara 47% gamers laki-laki cenderung menyukai genre Aksi/Petualangan seperti Mobile Legends: Bang Bang atau PUBG Mobile.

3. Biaya tak jadi masalah

Minat yang ditunjukkan oleh gamers di Twitter sejalan dengan biaya yang mereka keluarkan. Namun, jumlah biaya yang dihabiskan oleh gamers tergantung pada kebutuhan dan kemampuan. Survei Twitter menunjukkan, bahwa 36% dari gamers secara umumnya mengeluarkan biaya sekitar Rp 15.000 - Rp 60.000 setiap bulannya. Namun demikian, gamers yang memakai PC/laptop ternyata bersedia mengeluarkan lebih banyak biaya untuk game mereka, ditunjukkan oleh 9% gamers laptop/PC yang menghabiskan lebih dari Rp 150.000 setiap bulan untuk game.

Menurut survei ini, 48% audiens gaming di Twitter di Indonesia bersedia membayar sejumlah uang untuk gaming. Survei ini juga mengungkapkan genre apa saja yang bisa meyakinkan gamers membayar sejumlah uang untuk berpartisipasi di dalamnya; seperti Aksi/Petualangan (49%), dan diikuti oleh Role-Playing (33%). Uniknya, gamers di Twitter di Indonesia berpendapat, bahwa membeli add-on di game, seperti skin, senjata dan armor merupakan salah satu hal terpenting bagi hidup mereka.

4. Mulai, bermain, dan cuitkan!
Dengan sifat Twitter yang real-time dan conversational; para gamers menganggap Twitter sebagai tempat di mana mereka bisa menemukan gosip terkini wacana gaming, membuatkan tips dan trik, membuatkan screen capture gameplay, sekaligus terhubung dengan para pengembang game dan komunitas. 31% responden dari survei ini menyatakan, bahwa mereka memakai Twitter sebagai platform untuk mencari berita wacana game.

Aktivitas mobile gamers di Twitter lebih banyak terfokus kepada interaksi mereka dengan akun-akun resmi pengembang game, yang mana sebanyak 45% dari gamers Indonesia di Twitter senang mengomentari langsung wacana pengumuman terkini dari akun-akun tersebut. Selain itu, 66% audiens gaming di Twitter di Indonesia berinteraksi dengan pengguna Twitter lainnya untuk membuatkan ulasan dan analisa game.

Peran Twitter dalam menyokong pertumbuhan industri game di Indonesia

Dengan pendapatan segmen Mobile Games yang mencapai USD 624 juta di 2019 menurut Statistica dan meningkatnya dukungan dari pemerintah yang memasukkan industri gaming sebagai salah satu prioritas rencana ekonomi digital, industri gaming di Indonesia sedang meningkat pesat dan memerlukan semua dukungan dari setiap komponen di ekosistem. Sebagai platform conversational, Twitter memungkinkan terjadinya interaksi langsung antar pengembang game dan pemain di seluruh dunia - yang diharapkan dapat menghasilkan pertukaran wawasan dan menyokong terjadinya inovasi game yang unik untuk lebih tingkatkan pertumbuhan industri game lokal.

Potensi industri game di Indonesia cukup menjanjikan. Perkembangannya yang pesat juga mendorong pertumbuhan subsektor periklanan, video, musik, dan lainnya, ujar Dwi Adriansyah, Country Indonesia Head, Indonesia.

Penulis Redaksi

Editor Suyanto Soemohardjo

Melihat Lanskap Audiens Gaming di Twitter di Indonesia
Loading...

Comments