Maverick Vinales: Rossi dan Quartaro Bukan Ancaman, Tapi Sebagai Tambahan Motivasi Tampil Kencang

MotoGP

Sports / MotoGP

Maverick Vinales: Rossi dan Quartaro Bukan Ancaman, Tapi Sebagai Tambahan Motivasi Tampil Kencang

Maverick Vinales: Rossi dan Quartaro Bukan Ancaman, Tapi Sebagai Tambahan Motivasi Tampil Kencang

KEPONEWS.COM - Maverick Vinales: Rossi dan Quartaro Bukan Ancaman, Tapi Sebagai Tambahan Motivasi Tampil Kencang Valentino Rossi dan Fabio Quartararo dinilai bukan menjadi ancaman pada pegelaran MotoGP 2020 musim ini. Keduanya dianggap tidak akan menjadi ancaman yang serius, namun sebagai tambahan motivasi untuk...

Valentino Rossi dan Fabio Quartararo dinilai bukan menjadi ancaman pada pegelaran MotoGP 2020 musim ini.

Keduanya dianggap tidak akan menjadi ancaman yang serius, namun sebagai tambahan motivasi untuk tampil kencang.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales.

Maverick Vinales. Maverick Vinales. (dok. Yamaha)

Sang Pembalap Iblis Sudah Siap Kembali Jadi Penjegal Marc Marquez pada MotoGP 2020

Di Awal Kariernya Valentino Rossi Hanya Sosok Anak dari Pembalap Gagal di MotoGP

Vinales telah bertandem dengan Rossi di Yamaha semenjak 2017.

MotoGP 2020 akan menjadi musim terakhir Vinales membuatkan garasi dengan Rossi.

Karena, Rossi dipastikan bakal meninggalkan tim pabrikan Yamaha pada akhir musim 2020.

Adapun, Fabio Quartararo yang menyabet gelar Rookie of The Year MotoGP 2019 akan menjadi rekan baru Vinales mulai musim 2021.

Dengan perubahan komposisi pebalap tersebut, MotoGP musim 2020 pun menjadi ajang pembuktian bagi Vinales, Quartararo, dan Rossi.

Vinales dan Quartararo wajib membuktikan bahwa Yamaha tidak salah memilih mereka untuk bertandem pada musim 2021.

Valentino Rossi Valentino Rossi (twitterValentino Rossi)

Tak jadi Akhir Tahun, Uji Kelayakan Sirkuit MotoGP Mandalika Diprediksi Mundur

Jadwal MotoGP 2020: Saingan Terberat Marc Marquez Bantah Rumor Dirinya Pensiun

Sementara itu bagi Rossi, musim ini ialah waktu yang paling tepat untuk membuktikan bahwa pemilik tujuh gelar juara dunia kelas premier itu belum habis.

Comments