Mau Turunkan Berat Badan? Stop Kebiasaan Lewatkan Sarapan

Food & Kuliner

Travel / Food & Kuliner

Mau Turunkan Berat Badan? Stop Kebiasaan Lewatkan Sarapan

Mau Turunkan Berat Badan? Stop Kebiasaan Lewatkan Sarapan

KEPONEWS.COM - Mau Turunkan Berat Badan? Stop Kebiasaan Lewatkan Sarapan DI tengah pandemi Covid-19, mayoritas masyarakat mengalami kenaikan berat badan. Hal ini disebabkan karena kebiasaan makan yang kurang sehat di masa pandemi. Alhasil tidak sedikit masyarakat yang beru...

DI tengah pandemi Covid-19, mayoritas masyarakat mengalami kenaikan berat badan. Hal ini disebabkan karena kebiasaan makan yang kurang sehat di masa pandemi. Alhasil tidak sedikit masyarakat yang berupaya untuk menurunkan berat badannya dengan banyak sekali cara.

Salah satu cara yang paling sering digunakan masyarakat agar berat badannya tidak semakin bertambah ialah melewatkan sarapan pagi. Lantas apakah kebiasaan ini dibenarkan dan efektif dalam mengatasi kenaikan berat badan seseorang?

sarapan

Dokter Spesialisasi Gizi Klinik, dr. Diana F. Suganda, M.Kes, Sp.GK mengatakan, sejatinya melewatkan sarapan pagi mempunyai dampak yang buruk bagi aktivitas masyarakat. Karena sarapan ialah hal yang sangat krusial dan tidak bisa dilewatkan.

Jangan lewatkan sarapan. Sarapan pentingnya untuk mendapat asupan gizi sehingga konsentrasi kita baik. meski meeting di rumah, tetap harus sarapan, ujar dr. Diana belum lama ini.

Penting diingat, sarapan yanh dikonsumsi jangan asal enak dan praktis. Tapi, gizinya juga harus lengkap dan seimbang. Harus ada karbohidrat untuk konsentrasi juga protein, serta banyak sekali nutrisi lainnya. Selain itu dr. Diana juga memaparkan bahwa makanan yang bernutrisi tidak harus makanan besar.

Tidak usah makan besar, bisa simple food, asal kandungan nutrisinya lengkap. Misalnya roti gandung dengan telur, smoothie bowl dengan yogurt dan kacang-kacangan. Bisa juga oat dengan susu, lanjutnya.

Menurutnya susu merupakan sumber protein hewani, dengan skor DIAAS yang sangat baik. Skor DIAAS merupakan skor yang menilai, seberapa besar suatu bahan makanan dicerna tubuh. Dan skor susu sangat tinggi sekali.

(DRM)

Comments