Mau Pasang Implan Payudara? Waspada Kena Kanker Langka Ini!

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Mau Pasang Implan Payudara? Waspada Kena Kanker Langka Ini!

Mau Pasang Implan Payudara? Waspada Kena Kanker Langka Ini!

KEPONEWS.COM - Mau Pasang Implan Payudara? Waspada Kena Kanker Langka Ini! Tak sedikit perempuan yang merasa kurang percaya diri dengan penampilan tubuhnya. Hal itu terkadang membuat mereka nekat untuk mengubah bentuk tubuh dengan cara operasi plastik. Salah satu bagian tubu...
Loading...

Tak sedikit perempuan yang merasa kurang percaya diri dengan penampilan tubuhnya. Hal itu terkadang membuat mereka nekat untuk mengubah bentuk tubuh dengan cara operasi plastik. Salah satu bagian tubuh yang mungkin diubah merupakan payudara.

Terkadang ada perempuan yang ingin ukuran payudaranya lebih besar sehingga mereka memutuskan untuk implan. Tapi tahukah Kamu bila ternyata implan payudara dapat menyebabkan kanker? Hal ini diungkapkan dalam pernyataan Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat.

Dalam pernyataan itu dikatakan jumlah kasus perempuan yang didiagnosis terkena limfoma sel besar anaplastik (BIA-ALCL) di Amerika Serikat telah mengalami peningkatan. Sebanyak sembilan perempuan telah meninggal karena kondisi limfoma tersebut. Pada tahun 2011, FDA menemukan bila implan payudara merupakan faktor risiko untuk kondisi limfoma BIA-ALCL karena memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Pada akhirnya, hal itu dapat menyebabkan kanker.

Akan tetapi, kanker yang disebabkan oleh implan bukanlah kanker payudara. Kanker tersebut ditemukan di sekitar implan. Para ahli dari FDA memaparkan bila kondisi limfoma BIA-ALCL lebih mungkin terjadi pada perempuan yang mempunyai implan dengan lapisan bertekstur daripada lapisan halus. Implan bertekstur mempunyai lapisan luar yang kasar dan bisa melekat di jaringan payudara.

implan payudara

Untuk lebih meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker, FDA mengeluarkan surat kepada penyedia layanan kesehatan untuk mendeteksi penyakit sebelum implan dipasang. Dalam surat itu, FDA memaparkan kepada dokter untuk mempelajari wacana BIA-ALCL.

"Kami ingin semua penyedia layanan kesehatan menyadari BIA-ALCL, terutama pada pasien dengan pembengkakan baru, benjolan, atau nyeri di sekitar implan payudara. Hal ini untuk mempercepat diagnosis keganasan. Pada pasien yang telah didiagnosis dengan kanker, penyakit ini umumnya ditemukan berdekatan dengan implan itu sendiri dan terkandung dalam jaringan parut di sekitar implant, isi surat tersebut seperti yang dikutip Okezone dari Independent, Senin (11/2/2019).

Sementara itu, diperkirakan 1,5 juta pasien mendapatkan implan payudara setiap tahun di seluruh dunia. Namun, masing-masing negara mempunyai aturan yang berbeda terkait implan payudara. Mulai dari alat yang digunakan, ketersediaan produk, variasi pangsa pasar, luasnya pelaporan kejadian buruk perangkat medis, dan ketersediaan berita. Hal ini membuat penentuan tingkat risiko terkait implan payudara terhadap kanker berdasarkan skala global sulit dilakukan.

(hel)

Loading...
Loading...

Comments