Lolos Seleksi PPPK, Guru Honorer Bakal Digaji Rp4 Juta/Bulan

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Lolos Seleksi PPPK, Guru Honorer Bakal Digaji Rp4 Juta/Bulan

Lolos Seleksi PPPK, Guru Honorer Bakal Digaji Rp4 Juta/Bulan

KEPONEWS.COM - Lolos Seleksi PPPK, Guru Honorer Bakal Digaji Rp4 Juta/Bulan JAKARTA - Kementerian Keuangan menyiapkan anggaran untuk memberikan gaji dan tunjangan layak kepada para guru honorer yang lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini meny...

JAKARTA - Kementerian Keuangan menyiapkan anggaran untuk memberikan gaji dan tunjangan layak kepada para guru honorer yang lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini menyusul akan dibukanya kembali lowongan seleksi PPPK pada tahun depan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, para guru honorer yang lulus seleksi PPPK nantinya akan mendapatkan gaji dan tunjangan setara Aparatur Sipil Negara (ASN). Adapun secara rinci, para tenaga pengajar dengan perjanjian kontrak ini nantinya akan mendapatkan upah sebesar Rp4,06 juta setiap bulannya.

Nasib Guru Honorer Jadi ASN PPPK, Diberi 3 Kali Kesempatan Seleksi

"Mereka akan mendapatkan gaji sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tunjangan kinerja dan sejenisnya untuk guru termasuk dalam hal ini sebesar Rp4.060.000 bagi guru yang menikah dan mempunyai dua anak dari total tunjangan kinerjanya," ujarnya dalam acara Pengumuman Seleksi Guru Honorer menjadi PPPK melalui virtual, Senin (23/11/2020).

Infografis PPPK

Sri Mulyani menambahkan, pemerintah menyambut baik pembukaan seleksi PPPK pada tahun depan. Diharapkan bisa menyerap para tenaga pengajar yang masih berstatus sebagai guru honorer.

Seleksi PPPK 2021 Jadi Kesempatan Emas Honorer Naik Kelas

"Terkait acara hari ini, kami sambut gembira bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan melakukan perekrutan dengan perjanjian kerja," ucapnya.

Menurut Sri Mulyani, saat ini jumlah guru non PNS mencapai 1,6 juta orang. Dengan perekrutan melalui mekanisme PPPK sebesar 1 juta, diharapkan bisa memangkas jumlah kebutuhan guru yang saat ini masih berstatus tenaga honorer.

Comments