Lolos Pemeriksaan Virus Korona di Bandara, Perempuan Ini Viral di Sosial Media

Trending

Fun / Trending

Lolos Pemeriksaan Virus Korona di Bandara, Perempuan Ini Viral di Sosial Media

Lolos Pemeriksaan Virus Korona di Bandara, Perempuan Ini Viral di Sosial Media

KEPONEWS.COM - Lolos Pemeriksaan Virus Korona di Bandara, Perempuan Ini Viral di Sosial Media Sehubungan dengan meruaknya virus korona yang tengah meresahkan masyarakat di dunia. Pemeriksaan masuk-keluarnya setiap orang di pintu gerbang masuk suatu negara, contohnya di bandar udara semakin dip...
Loading...

Sehubungan dengan meruaknya virus korona yang tengah meresahkan masyarakat di dunia. Pemeriksaan masuk-keluarnya setiap orang di pintu gerbang masuk suatu negara, contohnya di bandar udara semakin diperketat.

Kondisi tengah darurat, namun tetap ada saja orang yang malah dimanfaatkan situasi ini menjadi bahan untuk pamer, menyombong di sosmed. Tengok saja contohnya yang dilakukan oleh seorang perempuan yang dilaporkan baru saja meninggalkan Wuhan, lokasi pertama virus korona terdeteksi untuk menuju Paris. Perempuan yang tidak disebutkan namanya tersebut, diketahui meninggalkan Wuhan sebelum kota ini dikarantina.

Menurut laporan BBC News, di akun laman Instagram miliknya, perempuan tersebut mengunggah foto-foto yang mengklaim keberadaan dirinya sudah berada di satu restoran di daerah Lyon, Paris. Melalui keterangan pesan yang ia tulis, perempuan ini memamerkan bahwa ia sukses menembus pemeriksaan virus korona di bandara karena mengonsumsi obat penurun demam.

Virus korona

Sesaat sebelum meninggalkan Wuhan, aku sedikit demam dan batuk. Aku ketakutan setengah mati dan buru-buru minum obat penurun demam. Aku terus-terusan memeriksa suhu temperatur tubuhku, untungnya demamku bisa turun dan proses aku keluar dari bandara bisa berjalan mulus, tulisnya, seperti dilansir Foxnews, Jumat (24/1/2020).

Aksi pamer ini, akhirnya membuat pihak kedutaan besar Cina di Paris harus melacak jejak perempuan tersebut. Pada Kamis lalu, pihak kedutaan besar Cina di Paris mengumumkan bahwa perempuan itu tidak lagi mengalami demam atau batuk. Namun perempuan tersebut tetap harus menjalani serangkaian tes lebih lanjut.

Pemeriksaan suhu tubuh para traveler yang keluar-masuk di bandar udara ini memang bisa dibilang cukup riskan. Mengingat dokter menyebutkan bahwa di sebagian orang yang terinfeksi malah menunjukkan sedikit saja dari gejala yang ada, atau malah bisa tidak ada demam sama sekali. Suatu fakta yang bisa mempersulit pendeteksian.

(dno)

Siapa ya...

Comments